Beri 3 Cara Atasi Pelecehan Seksual, Mahasiswa UMM Juara Esai Internasional
Senin, 17 Oktober 2022 - 17:09 WIB
loading...
A
A
A
“Rata-rata korban kekerasan seksual umumnya perempuan dan pelaku kekerasan seksual kebanyakan laki-laki. Namun persepsi tersebut mengakibatkan korban kekerasan seksual hanya pada perempuan. Padahal, kenyataannya pelecehan ini tidak hanya terjadi perempuan, namun juga terjadi pada laki-laki,” ungkapnya.
Baca juga: 28 Kampus Terbaik di Indonesia Menurut THE Impact Rankings 2022
Ia menjabarkan terkait tiga strategi yang perlu dilakukan dalam mengurangi fenomena itu. Di antaranya, pencegahan, edukasi dan intervensi perilaku penyimpangan. Semua itu bisa diterapkan di pembelajaran perguruan tinggi maupun sekolah. Bahkan juga bisa dimasukkan dalam kurikulum untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik.
“Strategi tersebut perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan agar dapat diimplementasikan,” terangnya.
Dalam mengerjakan esai, mereka bukan tanpa tantangan. Apalagi lomba ini berada di level internasional. Mereka harus benar-benar serius untuk mengasah bahasa inggris, salah satunya saat proses diskusid an memahami berbagai literatur. Namun ia mengartikan tantangan tersebut sebagai proses pembelajaran agar kelak bisa menjadi manusia yang berkualitas.
Baca juga: 28 Kampus Terbaik di Indonesia Menurut THE Impact Rankings 2022
Ia menjabarkan terkait tiga strategi yang perlu dilakukan dalam mengurangi fenomena itu. Di antaranya, pencegahan, edukasi dan intervensi perilaku penyimpangan. Semua itu bisa diterapkan di pembelajaran perguruan tinggi maupun sekolah. Bahkan juga bisa dimasukkan dalam kurikulum untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik.
“Strategi tersebut perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan agar dapat diimplementasikan,” terangnya.
Dalam mengerjakan esai, mereka bukan tanpa tantangan. Apalagi lomba ini berada di level internasional. Mereka harus benar-benar serius untuk mengasah bahasa inggris, salah satunya saat proses diskusid an memahami berbagai literatur. Namun ia mengartikan tantangan tersebut sebagai proses pembelajaran agar kelak bisa menjadi manusia yang berkualitas.
Lihat Juga :