Songsong Indonesia Emas 2045, Wapres: Santri Harus Dibekali Ilmu dan Pengetahuan
Senin, 24 Oktober 2022 - 12:29 WIB
loading...
A
A
A
“Mereka sanggup mengorbankan dirinya berjuang karena mereka adalah mencintai negara ini. Yang mendorong mereka untuk semangat berjuang adalah semangat hubbul wathan yaitu cinta tanah air,” katanya.
Baca juga: Baznas Buka Beasiswa untuk 2.500 Santri Berprestasi, Cek Syarat dan Cara Daftar
“Maka di kalangan santri, hubbul wathon disebut sebagai hubbul wathon minal iman, seperti di kalangan santri Nahdlatul Ulama sampai ada Mars yang berbunyi ya lal wathon, ya lal wathon hubbul wathon minal iman, cinta tanah air adalah bagian dari iman.
Para santri, kata Wapres, berjuang mengorbankan jiwanya, melahirkan laskar-laskar santri, laskar hizbullah, laskar sabilillah, yang melahirkan fatwa jihad untuk mengusir penjajah mempertahankan kemerdekaan dan semangat untuk bersama-sama elemen bangsa lainnya menyusun kesepakatan nasional NKRI dengan dasar Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
“Seperti juga yang dicontohkan oleh pemimpin kita, saya sebut saja Syekh Hasyim Asy’ari, Ahmad Dahlan, dua tokoh Ini bukan saja mereka berjuang pada masa hidupnya, tapi mereka juga memberikan tempat membuat organisasi contoh kemudian menjadi tempat berkiprah para pengikut pengikutnya yaitu Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah,” papar Wapres.
Baca juga: Baznas Buka Beasiswa untuk 2.500 Santri Berprestasi, Cek Syarat dan Cara Daftar
“Maka di kalangan santri, hubbul wathon disebut sebagai hubbul wathon minal iman, seperti di kalangan santri Nahdlatul Ulama sampai ada Mars yang berbunyi ya lal wathon, ya lal wathon hubbul wathon minal iman, cinta tanah air adalah bagian dari iman.
Para santri, kata Wapres, berjuang mengorbankan jiwanya, melahirkan laskar-laskar santri, laskar hizbullah, laskar sabilillah, yang melahirkan fatwa jihad untuk mengusir penjajah mempertahankan kemerdekaan dan semangat untuk bersama-sama elemen bangsa lainnya menyusun kesepakatan nasional NKRI dengan dasar Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
“Seperti juga yang dicontohkan oleh pemimpin kita, saya sebut saja Syekh Hasyim Asy’ari, Ahmad Dahlan, dua tokoh Ini bukan saja mereka berjuang pada masa hidupnya, tapi mereka juga memberikan tempat membuat organisasi contoh kemudian menjadi tempat berkiprah para pengikut pengikutnya yaitu Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah,” papar Wapres.
(mpw)
Lihat Juga :