Kemenag: Festival dan Gebyar PAI 2022 Penanda Penting Toleransi Beragama
Kamis, 27 Oktober 2022 - 09:11 WIB
loading...
A
A
A
"Tantangan terhadap sikap moderat sebagai nilai dasar moderasi beragama senantiasa membayangi, lebih-lebih derasnya arus informasi yang sulit dibendung para pelajar. Festival dan Gebyar PAI 2022 yang banyak memakai dukungan teknologi informasi dalam pelaksanaan maupun ide dasarnya adalah jawaban cerdas terhadap tantangan tersebut," tuturnya.
Baca juga: 19.368 Guru Ikuti Pelatihan Kurikulum Merdeka lewat Aplikasi LMS Pintar
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani menyatakan, optimisme dan harapannya atas pelaksanaan Festival dan Gebyar PAI 2022.
"Terdapat 316.576 lembaga sekolah, diisi 38 juta siswa muslim, dibimbing 238.644 GPAI, dan disupervisi 2.272 pengawas yang menjadi stakeholders moderasi beragama dan Pendidikan Agama Islam di sekolah. Ini adalah modal sosial yang luar biasa yang dapat mewarnai dan mengubah peradaban," papar Kang Dhani biasa dipanggil.
"Rangkaian kegiatan Festival dan Gebyar PAI 2022 ini kami harapkan mampu menjadi inspirasi bersama bahwa insan Pendidikan Agama Islam di sekolah mampu beradaptasi secara positif dan kreatif dalam konteks penguatan dan implementasi moderasi beragama," imbuhnya.
Baca juga: 19.368 Guru Ikuti Pelatihan Kurikulum Merdeka lewat Aplikasi LMS Pintar
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani menyatakan, optimisme dan harapannya atas pelaksanaan Festival dan Gebyar PAI 2022.
"Terdapat 316.576 lembaga sekolah, diisi 38 juta siswa muslim, dibimbing 238.644 GPAI, dan disupervisi 2.272 pengawas yang menjadi stakeholders moderasi beragama dan Pendidikan Agama Islam di sekolah. Ini adalah modal sosial yang luar biasa yang dapat mewarnai dan mengubah peradaban," papar Kang Dhani biasa dipanggil.
"Rangkaian kegiatan Festival dan Gebyar PAI 2022 ini kami harapkan mampu menjadi inspirasi bersama bahwa insan Pendidikan Agama Islam di sekolah mampu beradaptasi secara positif dan kreatif dalam konteks penguatan dan implementasi moderasi beragama," imbuhnya.
Lihat Juga :