Implementasi Kampus Merdeka Terkendala, Pengelola Prodi Berbagi Strategi

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 14:57 WIB
loading...
Implementasi Kampus...
ASPIKOM Jabodetabek menggelar Musyawarah Wilayah V di Universitas Esa Unggul dengan peluncuran buku dan pemilihan ketua baru ASPIKOM. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Kemendikbudristek mendorong semua kampus untuk menerapkan kebijakan MBKM untuk meningkatkan kualitas lulusan. Namun pada praktiknya, implementasi MBKM memang tidak mudah.

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang mengandung empat pokok kebijakan utama ini diharapkan dapat mencetak lulusan yang andal dan relevan dengan kebutuhan saat ini. Adapun kebijakan tersebut terdiri dari otonomi pembukaan program studi baru dengan syarat tertentu, sistem reakreditasi, kemudahan menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH), dan hak belajar tiga semester di luar program studi.

Baca juga: Mahasiswa IPB University Dapat Insight dari 2 Alumni Sukses

Sejak diluncurkan pada awal 2020 oleh Mendikbudristek Nadiem Makarim, sebagian besar perguruan tinggi mengaku menghadapi berbagai kendala dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi hal tersebut, perguruan tinggi dari berbagai rumpun studi pun menyiapkan berbagai strategi, termasuk di antaranya program studi rumpun ilmu komunikasi wilayah Jabodetabek.

Strategi implementasi tersebut kemudian dirangkum dalam sebuah rangkaian tiga buku bunga rampai dengan tema ‘Merangkul Ragam Capaian Akreditasi Unggul di Era 5.0’. Dewi Sad Tanti, yang menjadi salah satu penulis buku ini berkisah mengenai pengalamannya dalam melakukan review kemajuan program terhadap aspek-aspek capaian pembelajaran.

Pengalaman itulah yang kemudian diharapkan bisa dijadikan sebagai modal bagi banyak pihak dalam mengembangkan strategi peningkatan kualitas pendidikan. “Harapan kami, pengalaman itu bisa menjadi insight bagi pengelola program studi untuk mengembangkan metode pembelajaran sekaligus pengembangan kompetensi mahasiswa”, tuturnya, melalui keterangan resmi, Jumat (28/10/2022).

Baca juga: Songsong Abad 21, Program Doktor Teknologi Pendidikan UNJ Siapkan Generasi Up to Date

Peluncuran buku ini merupakan salah satu rangkaian acara Musyawarah Wilayah V ASPIKOM (Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi) Jabodetabek yang berlangsung di Universitas Esa Unggul pada Rabu (26/10/2022). Dalam kesempatan yang dihadiri sejumlah pimpinan perguruan tinggi, akademisi, serta mahasiswa tersebut dilakukan pula pemilihan Ketua ASPIKOM Korwil Jabodetabek Periode 2022-2025.

Dari hasil voting terpilihlah Dr. Rini Sudarmanti, Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina sebagai pimpinan baru ASPIKOM. Dalam sambutannya, Rini menyatakan akan mendorong partisipasi aktif para anggota dengan berkontribusi pada kegiatan ASPIKOM Korwil Jabodetabek.

Ia juga menyatakan misinya untuk meningkatkan kerja sama dengan berbagai instansi. “Saya akan meningkatkan mutu pengelolaan program studi dan pelaksanaan kurikulum MBKM, meningkatkan kerja sama internasional dan mendorong pelaksanaan penelitian, pengabdian masyarakat, publikasi dosen, dan mahasiswa," jelas Rini.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
7 Perguruan Tinggi di...
7 Perguruan Tinggi di Indonesia yang Punya Hutan Kampus, Luasnya Berhektare-hektare
MNC University-MarkPlus...
MNC University-MarkPlus Institute Perkuat Sinergi Akademik dan Industri
Forum Alumni Telkom...
Forum Alumni Telkom University Dukung Asta Cita Pendidikan Tinggi
BWI Dukung Wakaf Perguruan...
BWI Dukung Wakaf Perguruan Tinggi untuk Pembiayaan Tridharma Pendidikan
MNC University dan Politeknik...
MNC University dan Politeknik Tempo Jalin Kerja Sama dalam Tridharma Perguruan Tinggi
Prabowo: Pendidikan...
Prabowo: Pendidikan yang Bagus Perlu Uang, Bukan dengan Omon-omon
Beasiswa Belum Mampu...
Beasiswa Belum Mampu Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi, Kemendikti Susun Strategi Nasional
Mendikti Saintek Terbitkan...
Mendikti Saintek Terbitkan Kepmen Baru, Atur Pengembangan Karier Dosen
PASMAM 2025, FISIP Unpas...
PASMAM 2025, FISIP Unpas Gelar Lomba Simulasi Sidang ASEAN
Rekomendasi
Taiwan Lawan Tekanan...
Taiwan Lawan Tekanan China di PBB, Tegaskan Status sebagai Negara Berdaulat
Justin Bieber Disebut...
Justin Bieber Disebut Tidak Waras, Video Terbarunya Buat Penggemar Cemas
Sebelum Dibunuh, Jurnalis...
Sebelum Dibunuh, Jurnalis Juwita 2 Kali Diperkosa Oknum TNI AL Jumran
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
Satu Korban Jiwa Akibat...
Satu Korban Jiwa Akibat Longsor, Wisata Gunung Arjuno Ditutup Sementara
Berita Terkini
5 Kosakata Bahasa Indonesia...
5 Kosakata Bahasa Indonesia yang Penulisannya Sering Salah
9 jam yang lalu
Jurusan D3 dan D4 Paling...
Jurusan D3 dan D4 Paling Diminati di SNBT 2024, Politeknik Mana Paling Unggul?
22 jam yang lalu
Jadwal Pencairan KJP...
Jadwal Pencairan KJP Plus Bulan April 2025, Orang Tua Simak Ya
22 jam yang lalu
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan...
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan dari Ketentuan SPMB 2025
1 hari yang lalu
SPMB 2025 Dibuka Mei,...
SPMB 2025 Dibuka Mei, Ini Jadwal Resmi Pengganti PPDB dari Kemendikdasmen
1 hari yang lalu
Biaya Kuliah Kedokteran...
Biaya Kuliah Kedokteran di 5 PTN Pulau Sumatera Jalur Mandiri 2025: Unand, Unsri, USK, USU, dan Unri
1 hari yang lalu
Infografis
4 Alasan Palestina Optimis...
4 Alasan Palestina Optimis Akan Segera Menjadi Negara Merdeka
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved