Mahasiswi Unpad Raih 3 Medali di Kejuaraan Catur Tingkat Asia
Minggu, 30 Oktober 2022 - 08:39 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tips Dapat Nilai Sempurna dari Wisudawan ITB Peraih IPK Tertinggi
Selama setahun, Theodora rutin mempersiapkan diri. Mulai dari latihan mandiri secara rutin di rumah, mengikuti latihan privat, hingga mengikuti pelatihan dan pelatihan nasional dengan pelatih dari para grand master.
Saat mengikuti kompetisi, Theodora dihadapkan dengan tim asal Sri Lanka, Malaysia, India, Kazakhstan, dan Vietnam. Diakui Theodora, lawan dari negara tersebut terbilang sulit. Hal ini disebabkan, lawan memiliki kemampuan mengatur pion dengan cepat dan tepat.
Meski begitu, ia sebelumnya sudah mempelajari taktik lawan. “Sebelum tanding, ada pairing terlebih dahulu, sehingga kita bisa tahu siapa musuh kita. Kemudian nanti aku lihat rekam jejak mereka di database catur internasional, nanti dipelajari mandiri,” imbuhnya.
Sayangnya, pertandingan yang dijalani Theodora tidak terlalu optimal. Pasalnya, saat pertandingan dilakukan, ia tengah menahan sakit akibat penyakit asam lambungnya yang kumat. “Akhirnya ditahan sambil minum obat. Akhirnya berhasil mendapat dua perunggu dan satu perak,” tambah Theodora.
Mengenal Catur Sejak Kecil
Selama setahun, Theodora rutin mempersiapkan diri. Mulai dari latihan mandiri secara rutin di rumah, mengikuti latihan privat, hingga mengikuti pelatihan dan pelatihan nasional dengan pelatih dari para grand master.
Saat mengikuti kompetisi, Theodora dihadapkan dengan tim asal Sri Lanka, Malaysia, India, Kazakhstan, dan Vietnam. Diakui Theodora, lawan dari negara tersebut terbilang sulit. Hal ini disebabkan, lawan memiliki kemampuan mengatur pion dengan cepat dan tepat.
Meski begitu, ia sebelumnya sudah mempelajari taktik lawan. “Sebelum tanding, ada pairing terlebih dahulu, sehingga kita bisa tahu siapa musuh kita. Kemudian nanti aku lihat rekam jejak mereka di database catur internasional, nanti dipelajari mandiri,” imbuhnya.
Sayangnya, pertandingan yang dijalani Theodora tidak terlalu optimal. Pasalnya, saat pertandingan dilakukan, ia tengah menahan sakit akibat penyakit asam lambungnya yang kumat. “Akhirnya ditahan sambil minum obat. Akhirnya berhasil mendapat dua perunggu dan satu perak,” tambah Theodora.
Mengenal Catur Sejak Kecil
Lihat Juga :