Dukung Presidensi G20 Indonesia, Perpusnas Luncurkan Buku Tematik
Selasa, 01 November 2022 - 10:46 WIB
loading...
Perpusnas meluncurkan buku Pulih Bersama Bangkit Perkasa: Gagasan Optimis dari Indonesia untuk Kebangkitan Dunia Pasca Pandemi Covid-19. Foto/Perpusnas.
A
A
A
JAKARTA - Sebagai bentuk dukungan atas Presidensi G20 Indonesia 2022, Perpustakaan Nasional RI ( Perpusnas ) melalui Perpusnas Press meluncurkan buku tematik berjudul Pulih Bersama Bangkit Perkasa: Gagasan Optimis dari Indonesia untuk Kebangkitan Dunia Pasca Pandemi Covid-19. Melalui buku ini diharapkan muncul gagasan-gagasan bagaimana mengambil manfaat dari perhelatan G20.
Buku tersebut diluncurkan, Senin (31/10/2022) di Gedung Perpusnas, Jakarta Pusat. Dari sisi komunikasi publik, penerbitan buku ini akan menjadi dokumentasi dan pengingat bahwa Indonesia pernah menjadi penyelenggara G20. Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika, selaku Ketua Badan Koordinasi Humas (Bakohumas), Usman Kansong.
“Karena baru 20 tahun ke depan kita akan menjadi penyelenggara lagi. 20 tahun kemudian ketika kita jadi penyelenggara, maka orang akan mencari buku ini untuk melihat bagaimana kita menyelenggarakan gelaran G20 berikutnya,” ungkapnya, melalui siaran pers, Selasa (1/11/2022).
Baca juga: PPPK Guru 2022 Dibuka, Berikut Cara Pendaftarannya di SSCASN
Presidensi G20 Tahun 2022 akan membawa manfaat yang sangat besar bagi Indonesia dan dunia. Dari sisi arsitektur kesehatan global misalnya, negara anggota G20 akan berkontribusi mengadakan dana perantara sebagai alat menghadapi pandemi di masa depan. Selain itu, dalam konteks transformasi digital juga telah disepakati adanya kesetaraan dalam dunia digital, baik dari sisi infrastruktur maupun dari sisi sumber daya manusia antara negara maju dan negara berkembang. Dari sisi ekonomi, manfaatnya yakni tambahan PDB sekitar Rp7 triliun dari belanja negara untuk memutar roda ekonomi.
Buku tersebut diluncurkan, Senin (31/10/2022) di Gedung Perpusnas, Jakarta Pusat. Dari sisi komunikasi publik, penerbitan buku ini akan menjadi dokumentasi dan pengingat bahwa Indonesia pernah menjadi penyelenggara G20. Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika, selaku Ketua Badan Koordinasi Humas (Bakohumas), Usman Kansong.
“Karena baru 20 tahun ke depan kita akan menjadi penyelenggara lagi. 20 tahun kemudian ketika kita jadi penyelenggara, maka orang akan mencari buku ini untuk melihat bagaimana kita menyelenggarakan gelaran G20 berikutnya,” ungkapnya, melalui siaran pers, Selasa (1/11/2022).
Baca juga: PPPK Guru 2022 Dibuka, Berikut Cara Pendaftarannya di SSCASN
Presidensi G20 Tahun 2022 akan membawa manfaat yang sangat besar bagi Indonesia dan dunia. Dari sisi arsitektur kesehatan global misalnya, negara anggota G20 akan berkontribusi mengadakan dana perantara sebagai alat menghadapi pandemi di masa depan. Selain itu, dalam konteks transformasi digital juga telah disepakati adanya kesetaraan dalam dunia digital, baik dari sisi infrastruktur maupun dari sisi sumber daya manusia antara negara maju dan negara berkembang. Dari sisi ekonomi, manfaatnya yakni tambahan PDB sekitar Rp7 triliun dari belanja negara untuk memutar roda ekonomi.
Lihat Juga :