Guru Besar UI Tawarkan Teknologi Biomassa untuk Energi Alternatif
Rabu, 02 November 2022 - 09:07 WIB
loading...
Mobile biomass gasifier rancangan guru besar FTUI untuk energi aternatif.. Foto/Humas UI
A
A
A
JAKARTA - Di Indonesia, penerapan energi terbarukan secara masif masih didominasi Solar Photovoltaic (PV), sedangkan energi terbarukan lainnya seperti energi angin dan biomassa masih minim. Dengan kondisi yang demikian, biomassa dapat menjadi salah satu primadona pengganti energi fosil seperti batu bara dan gas.
Salah seorang Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) Prof. Dr. Ir. Adi Surjosatyo meneliti potensi biomassa Indonesia sebagai alternatif energi terbarukan. “Biomassa adalah istilah yang digunakan untuk menyebut semua senyawa organik yang berasal dari tanaman budidaya, alga dan sampah organik yang dapat dijadikan sumber energi alternatif dengan bahan baku yang dapat terbarukan,” katanya, melalui siaran pers, Rabu (2/11/2022).
Menurut peneliti Tropical Renewable Energy Center (TREC) FTUI ini, Indonesia memiliki tanah yang subur serta iklim tropis, memungkinkan biomassa diproduksi sepanjang tahun. Energi biomassa dapat menjadi solusi bahan bakar yang selama ini tidak dapat diperbaharui dan mencemari lingkungan hidup.
Baca juga: Dekan Universitas BINUS Melihat Peluang Karier Besar bagi Konten Kreator
FTUI juga mengembangkan gasifikasi biomassa yang terhubung dengan Internet of Things (IoT) dalam pengembangan komersial. Gasifikasi biomassa merupakan proses reaksi endotermis untuk mengkonversi biomassa menjadi gas mudah bakar, terjadi pada suhu tinggi dengan oksigen terbatas.
Salah seorang Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) Prof. Dr. Ir. Adi Surjosatyo meneliti potensi biomassa Indonesia sebagai alternatif energi terbarukan. “Biomassa adalah istilah yang digunakan untuk menyebut semua senyawa organik yang berasal dari tanaman budidaya, alga dan sampah organik yang dapat dijadikan sumber energi alternatif dengan bahan baku yang dapat terbarukan,” katanya, melalui siaran pers, Rabu (2/11/2022).
Menurut peneliti Tropical Renewable Energy Center (TREC) FTUI ini, Indonesia memiliki tanah yang subur serta iklim tropis, memungkinkan biomassa diproduksi sepanjang tahun. Energi biomassa dapat menjadi solusi bahan bakar yang selama ini tidak dapat diperbaharui dan mencemari lingkungan hidup.
Baca juga: Dekan Universitas BINUS Melihat Peluang Karier Besar bagi Konten Kreator
FTUI juga mengembangkan gasifikasi biomassa yang terhubung dengan Internet of Things (IoT) dalam pengembangan komersial. Gasifikasi biomassa merupakan proses reaksi endotermis untuk mengkonversi biomassa menjadi gas mudah bakar, terjadi pada suhu tinggi dengan oksigen terbatas.
Lihat Juga :