Guru Besar UI Tawarkan Teknologi Biomassa untuk Energi Alternatif
Rabu, 02 November 2022 - 09:07 WIB
loading...
A
A
A
"Kami merancang Mobile Biomass Gasifier Prototype 3 sebagai tahap lanjutan dari generasi sebelumnya yang bertujuan untuk memanfaatkan biomassa dari beras menjadi gas yang mudah terbakar yang dapat dimanfaatkan sebagai listrik melalui mesin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi gas produser dari Mobile Gasifier Prototype 3 (P3) pada proses gasifikasi kontinyu dengan reaktor tipe fixed bed downdraft," kata Prof. Adi.
Sejak 2019, Grup Riset Gasifikasi Biomassa, Departemen Teknik Mesin FTUI, bekerja sama dengan Mitra Pengembangan PT Melu Bangun Wiweka, mengembangkan Mobile Biomass Gasifier. Mobile Biomass Gasifier merupakan alat konversi biomassa (sekam padi, kayu, daun, bonggol jagung, dan sebagainya) menjadi gas gasifikasi (producer gas).
Gas gasifikasi ini dapat digunakan sebagai bahan bakar gas untuk gas engine maupun sumber panas skala industri. Alat ini berkapasitas 35 kW termal untuk produk gas dan 20 kW elektrik untuk produk listriknya.
Baca juga: Seminar Literasi dari MNC, Menjadikan Mahasiswi Komunikasi BINUS Ini Lebih Percaya Diri
“Mobile Biomass Gasifier memiliki keunggulan sebagai sumber energi terbarukan yang dapat menopang transisi energi terbarukan karena memenuhi konsep carbon neutral, tanaman yang menghasilkan biomassa dapat menangkap CO2 yang dihasilkan dalam proses gasifikasi. Selain itu, teknologi ini juga ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi lingkungan. Dalam pengembangannya, alat ini diteliti dalam tiga tahap prototipe, yaitu Purwarupa 1 (P1), Purwarupa 2 (P2), dan Purwarupa 3 (P3),” ujar Prof. Adi.
Sejak 2019, Grup Riset Gasifikasi Biomassa, Departemen Teknik Mesin FTUI, bekerja sama dengan Mitra Pengembangan PT Melu Bangun Wiweka, mengembangkan Mobile Biomass Gasifier. Mobile Biomass Gasifier merupakan alat konversi biomassa (sekam padi, kayu, daun, bonggol jagung, dan sebagainya) menjadi gas gasifikasi (producer gas).
Gas gasifikasi ini dapat digunakan sebagai bahan bakar gas untuk gas engine maupun sumber panas skala industri. Alat ini berkapasitas 35 kW termal untuk produk gas dan 20 kW elektrik untuk produk listriknya.
Baca juga: Seminar Literasi dari MNC, Menjadikan Mahasiswi Komunikasi BINUS Ini Lebih Percaya Diri
“Mobile Biomass Gasifier memiliki keunggulan sebagai sumber energi terbarukan yang dapat menopang transisi energi terbarukan karena memenuhi konsep carbon neutral, tanaman yang menghasilkan biomassa dapat menangkap CO2 yang dihasilkan dalam proses gasifikasi. Selain itu, teknologi ini juga ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi lingkungan. Dalam pengembangannya, alat ini diteliti dalam tiga tahap prototipe, yaitu Purwarupa 1 (P1), Purwarupa 2 (P2), dan Purwarupa 3 (P3),” ujar Prof. Adi.
Lihat Juga :