Dosen ITB Peraih Habibie Award Berbagi Tips Buat Riset yang Mudah dan Murah

Sabtu, 05 November 2022 - 10:26 WIB
loading...
A A A
Prof. Mikra membagikan 20 contoh penelitian yang ia lakukan, yang semuanya bermula pada observasi fenomena sehari-hari. Dimulai dari mengamati kembang api pada malam takbir hingga kemacetan di Kota Bandung, Prof. Mikra menganalisis fenomena tersebut hingga terbentuk model atau persamaan yang sesuai akan fenomena tersebut.

Riset-riset yang dilakukan Prof. Mikrajuddin memerlukan biaya yang murah dengan bahan yang dapat ditemukan sehari-hari. Pada percobaan mengenai kembang api, modal yang diperlukan adalah biaya untuk membeli kembang api. Pada penelitian lain, misal riset mengenai tampi beras, hanya diperlukan biaya sekitar Rp100 ribu untuk membeli berbagai jenis beras, pasir, kacang hijau, dan bahan berbentuk granular lain.

Baca juga: 30 Jurusan Kuliah untuk Anak IPA, Bukan Cuma Kedokteran yang Prospek Kerjanya Cerah

Peraih Lifetime Achievement Material Scientist Award dari MRS-id ini sangat menganjurkan peneliti untuk melihat melampaui keterbatasan yang ada dan bergerak dengan kreativitas. Banyak hal yang bisa dieksplorasi melalui percobaan sederhana tanpa memerlukan biaya yang tinggi. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa peneliti baru tidak perlu minder karena reviewer paper akan melihat paper secara utuh, tanpa memperhatikan ketenaran dari identitas peneliti.

Peneliti yang telah disitasi lebih dari 2.300 kali ini menutup diskusi dengan penuh motivasi. “Tidak semua kondisi akan ideal ketika kita berkarya di institusi masing-masing. Bisa saja institusi tidak punya alat sampai kita pensiun. Kita harus bangga kita bisa menghasilkan ini dengan kondisi yang sangat minimal,” pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
Riset LAPI ITB: Konektivitas...
Riset LAPI ITB: Konektivitas Digital Dongkrak PDRB dan Serap 685 Ribu Tenaga Kerja
FK Unair Kolaborasi...
FK Unair Kolaborasi dengan Adelaide University, Soroti Sistem Kesehatan Kebidanan Indonesia
Perkuat Barisan Intelektual,...
Perkuat Barisan Intelektual, Universitas Pancasila Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru
Sosok Prof Jhanghiz...
Sosok Prof Jhanghiz Syahrivar, Alumni President University Jadi Guru Besar Termuda
Kemendiktisaintek Luncurkan...
Kemendiktisaintek Luncurkan Program Bestari Saintek 2026, Danai 122 Tim Riset
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Rekomendasi
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved