UI Masih Jadi Kampus Terbaik di Indonesia versi QS Asia University Rankings 2023
Rabu, 09 November 2022 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
Sementara pada indikator Inbound Exchange Students, tujuh dari 100 universitas top Asia adalah universitas di Indonesia, dipimpin oleh Universitas Indonesia yang menempati peringkat ke-25 secara regional dalam indikator ini.
Pada indikator Outbound Exchange Students, tiga dari 20 institusi teratas Asia adalah Indonesia: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS Surabaya), Universitas Indonesia, dan Universitas Bina Nusantara (BINUS).
QS Senior Vice-President, Ben Sowter mengatakan, UI mencontohkan bagaimana kemajuan dan inovasi dapat berhasil dipercepat dengan membangun kemitraan yang efektif dengan pengusaha dan pemain di berbagai industri. Pendekatan ini membantu UI untuk mengembangkan beberapa solusi inovatif dan memperoleh 267 paten pada tahun 2022.
Sowter menambahkan bahwa Indonesia harus mencapai tujuan penting untuk mewujudkan potensi penuhnya. Termasuk meningkatkan pencapaian pendidikan tinggi—hanya 19% dari penduduk Indonesia berusia 25–34 tahun yang memiliki kualifikasi tersier pada tahun 2021 dibandingkan dengan rata-rata 47% di seluruh negara The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) — dan membangun kemampuan penelitiannya.
Namun demikian, universitas terkemuka di Indonesia secara nyata maju menuju tujuan yang ambisius. “Dengan begitu, memperkuat reputasi mereka di kalangan akademisi dan pengusaha internasional, sebagaimana tercermin dalam Asia University Rankings edisi ini,” ujar Ben Sowter.
Pada indikator Outbound Exchange Students, tiga dari 20 institusi teratas Asia adalah Indonesia: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS Surabaya), Universitas Indonesia, dan Universitas Bina Nusantara (BINUS).
QS Senior Vice-President, Ben Sowter mengatakan, UI mencontohkan bagaimana kemajuan dan inovasi dapat berhasil dipercepat dengan membangun kemitraan yang efektif dengan pengusaha dan pemain di berbagai industri. Pendekatan ini membantu UI untuk mengembangkan beberapa solusi inovatif dan memperoleh 267 paten pada tahun 2022.
Sowter menambahkan bahwa Indonesia harus mencapai tujuan penting untuk mewujudkan potensi penuhnya. Termasuk meningkatkan pencapaian pendidikan tinggi—hanya 19% dari penduduk Indonesia berusia 25–34 tahun yang memiliki kualifikasi tersier pada tahun 2021 dibandingkan dengan rata-rata 47% di seluruh negara The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) — dan membangun kemampuan penelitiannya.
Namun demikian, universitas terkemuka di Indonesia secara nyata maju menuju tujuan yang ambisius. “Dengan begitu, memperkuat reputasi mereka di kalangan akademisi dan pengusaha internasional, sebagaimana tercermin dalam Asia University Rankings edisi ini,” ujar Ben Sowter.
(mpw)
Lihat Juga :