Pospenas Antarpesantren Resmi Dibuka, Menag: Sportifitas Adalah Ajaran Agama
Rabu, 23 November 2022 - 23:43 WIB
loading...
A
A
A
Pameran Produk Nasional
Bersamaan dengan Pospenas ini digelar pula Expo Pospenas, sebuah pameran seni pesantren, yang mengambil tempat di Stadion Sriwedari, Solo. Pembukaan pameran dilakukan Rabu pagi (23/11/2022), oleh Ketua Pembina Dharma Wanita Kemenag Ny. Eny Retno Yaqut Qoumas di area parkir Stadion Sriwedari.
Pembukaan pameran ditandai pemotongan pita oleh Ny. Eny Retno, didampingi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah Ny. Siti Atikoh Supriyanti dan Ketua Dekranasda Surakarta Selvi Ananda.
Dua nama terakhir ini masing-masing adalah istri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan istri Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Arena pameran disesaki booth-booth yang menampilkan produk unggulan pesantren dari seluruh Indonesia, serta produk-produk unggulan UMKM seluruh kabupaten se-Jawa Tengah.
Ny. Eny Retno mengungkapkan, Kemenag sebagai representasi negara ingin meningkatkan kemandirian pesantren dan penguatan ekonomi masyarakat Indonesia. "Kemandirian Pesantren menjadi salah satu program prioritas Bapak Yaqut Cholil Qoumas sejak diberi amanah Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Agama," tandasnya.
Terdapat sejumlah alasan, mengapa negara harus peduli dengan pesantren. Pertama, pesantren memiliki SDM yang melimpah karena jumlah santri tercatat mencapai 4,4 juta di seluruh Indonesia. Ini adalah sumberdaya dan juga pasar yang besar bagi penguatan ekonomi pesantren.
Kedua, pesantren memerlukan perhatian dari semua pihak, termasuk dunia usaha. Dalam hal ini dimungkinkan terjalin kerjasama bisnis yang saling menguntungkan antar kedua belah pihak.
Ketiga, pemerintah berkomitmen membentuk Badan Usaha Milik Pesantren (BUMPes), dengan target tahun 2024, diharapkan terbentuk setidaknya 3.500 BUMPes.
"Tahun ini, kurang lebih ada 500 pesantren yang kami berikan Bantuan Inkubasi Bisnis dan program ini akan terus dikembangkan di tahun mendatang. Beberapa BUMPes bahkan ikut pada pameran hari ini," lanjut Eny.
Bersamaan dengan Pospenas ini digelar pula Expo Pospenas, sebuah pameran seni pesantren, yang mengambil tempat di Stadion Sriwedari, Solo. Pembukaan pameran dilakukan Rabu pagi (23/11/2022), oleh Ketua Pembina Dharma Wanita Kemenag Ny. Eny Retno Yaqut Qoumas di area parkir Stadion Sriwedari.
Pembukaan pameran ditandai pemotongan pita oleh Ny. Eny Retno, didampingi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah Ny. Siti Atikoh Supriyanti dan Ketua Dekranasda Surakarta Selvi Ananda.
Dua nama terakhir ini masing-masing adalah istri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan istri Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Arena pameran disesaki booth-booth yang menampilkan produk unggulan pesantren dari seluruh Indonesia, serta produk-produk unggulan UMKM seluruh kabupaten se-Jawa Tengah.
Ny. Eny Retno mengungkapkan, Kemenag sebagai representasi negara ingin meningkatkan kemandirian pesantren dan penguatan ekonomi masyarakat Indonesia. "Kemandirian Pesantren menjadi salah satu program prioritas Bapak Yaqut Cholil Qoumas sejak diberi amanah Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Agama," tandasnya.
Terdapat sejumlah alasan, mengapa negara harus peduli dengan pesantren. Pertama, pesantren memiliki SDM yang melimpah karena jumlah santri tercatat mencapai 4,4 juta di seluruh Indonesia. Ini adalah sumberdaya dan juga pasar yang besar bagi penguatan ekonomi pesantren.
Kedua, pesantren memerlukan perhatian dari semua pihak, termasuk dunia usaha. Dalam hal ini dimungkinkan terjalin kerjasama bisnis yang saling menguntungkan antar kedua belah pihak.
Ketiga, pemerintah berkomitmen membentuk Badan Usaha Milik Pesantren (BUMPes), dengan target tahun 2024, diharapkan terbentuk setidaknya 3.500 BUMPes.
"Tahun ini, kurang lebih ada 500 pesantren yang kami berikan Bantuan Inkubasi Bisnis dan program ini akan terus dikembangkan di tahun mendatang. Beberapa BUMPes bahkan ikut pada pameran hari ini," lanjut Eny.
(mpw)
Lihat Juga :