Kisah Hidup para Penulis Tanah Air, Satupena Rilis Akun YouTube Pertama di Indonesia
Jum'at, 25 November 2022 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 10 Jurusan Kuliah yang Lulusannya Berpeluang Besar Jadi PNS, Ini Daftarnya
“Hari ini, Perkumpulan Penulis Indonesia Satupena resmi meluncurkan pertama dan satu-satunya akun YouTube yang memuat kisah para penulis tanah air dengan karya dan proses kreatifnya,” ujar Ketua Umum Satupena Denny JA dalam keterangannya, Kamis (24/11/2022).
Denny JA menjelaskan, sejak terpilih sebagai Ketua Umum Satupena tahun lalu, hal pertama yang ia pikirkan adalah menyediakan sebanyak mungkin informasi mengenai penulis Indonesia.
“Kini setelah satu tahun terpilih, channel Satupena TV sudah bisa diakses oleh siapapun yang ingin mendapatkan inspirasi dan memahami penulis dan proses kreatifnya,” sambungnya.
Dalam channel Satupena TV ini, terdapat sejumlah video yang menghidupkan kembali kisah sejumlah penulis yang menorehkan sejarah tersendiri, seperti Chairil Anwar, Mochtar Lubis, Hamka dan Pramoedya Ananta Toer.
“Kita juga dapat merenungkan proses kreatif dari Sutardji Calzoum Bachri, Abdul Hadi W.M., Taufiq Ismail, W.S. Rendra, Remy Sylado hingga Sapardi Djoko Damono.
“Hari ini, Perkumpulan Penulis Indonesia Satupena resmi meluncurkan pertama dan satu-satunya akun YouTube yang memuat kisah para penulis tanah air dengan karya dan proses kreatifnya,” ujar Ketua Umum Satupena Denny JA dalam keterangannya, Kamis (24/11/2022).
Denny JA menjelaskan, sejak terpilih sebagai Ketua Umum Satupena tahun lalu, hal pertama yang ia pikirkan adalah menyediakan sebanyak mungkin informasi mengenai penulis Indonesia.
“Kini setelah satu tahun terpilih, channel Satupena TV sudah bisa diakses oleh siapapun yang ingin mendapatkan inspirasi dan memahami penulis dan proses kreatifnya,” sambungnya.
Dalam channel Satupena TV ini, terdapat sejumlah video yang menghidupkan kembali kisah sejumlah penulis yang menorehkan sejarah tersendiri, seperti Chairil Anwar, Mochtar Lubis, Hamka dan Pramoedya Ananta Toer.
“Kita juga dapat merenungkan proses kreatif dari Sutardji Calzoum Bachri, Abdul Hadi W.M., Taufiq Ismail, W.S. Rendra, Remy Sylado hingga Sapardi Djoko Damono.
Lihat Juga :