Melirik Vokasi, Jalur Pendidikan Tinggi yang Makin Digandrungi

Minggu, 27 November 2022 - 10:00 WIB
loading...
A A A
Lulusan The University of Tokyo itu mengungkapkan perusahaan nasional dan multinasional selama ini lebih terbuka dalam menerima lulusan D-III dan D-IV. Berdasarkan cerita para alumni, menurutnya, mereka diperlakukan sama saat proses lamaran atau seleksi, kemudian ikuti masa uji coba pekerjaan sekitar 6 bulan. Setelah itu, perusahaan nasional dan multinasional besar tak lagi peduli dengan gelar. Perusahaan akan melihat keterampilan dan kemampuan mereka dalam bekerja.

Vokasi UI sendiri cukup unik karena tidak ada program studi yang terkait teknik. Ini tidak lepas karena vokasi mewarisi program Diploma III di fakultas-fakultas UI. Program studi D-III di Vokasi UI, seperti administrasi perpajakan, penyiaran multimedia, dan administrasi rumah sakit. Sedangkan untuk program studi pada jenjang D-IV, seperti bisnis kreatif, fisioterapi, manajemen bisnis, dan pariwisata. Meskipun humaniora, Padang memastikan vokasi UI tetap mengedepankan praktek dan magang di industri.

Vokasi UI pun memiliki laboratorium untuk praktek setiap program studi yang didesain sesuai dengan masukan dari dunia industri dan usaha. Padang menjelaskan setiap tahun dalam penyusunan atau merevisi kurikulum, pihaknya mengundang mitra-mitra yang kebanyakan dari industri.

Dia mengklaim vokasi UI pun mengikuti dan mengadaptasi perkembangan revolusi 4.0 dalam kurikulum dan praktek perkuliahannya. “Kebutuhan industrinya memang sudah 4.0. Contohnya, program studi akuntansi, bisnis kreatif, dan pajak, itu intinya sudah menggunakan teknologi atau suatu software yang berbasis 4.0. Kami investasi untuk teknologi digitalnya sehingga nanti mereka menjadi lulusan yang (terbiasa) menggunakan teknologi (tersebut). Skill-nya nambah,” paparnya.

Dia mengungkapkan Vokasi UI memiliki satu program studi yang berbeda dengan kampus lain, yakni produksi media. Di kampus lain, program studi ini basisnya rekayasa (engineering). “Hanya di kami yang bukan engineering. Artinya, anak sosial humaniora memanfaatkan itu. Kami satu-satunya di Indonesia. Kami lebih kuat di konten,” tegasnya.

Berdasarkan pengamatannya, generasi Z yang sekarang sedang menempuh pendidikan itu memiliki ide-ide yang lebih segar dan maju dibandingkan dunia industri dan usaha. “Apa penyebabnya? Karena industri itu (diisi) pimpinan-pimpinannya generasi (lama). Satu sisi (industri) mendapatkan feedback (yang bagus) dari anak-anak muda itu. Saya kira jadi saling mengisi,” klaimnya.

Vokasi saat ini seperti “jaminan” bagi anak-anak muda untuk bisa langsung masuk dunia kerja. Padang menyebut ada perusahaan di bidang kesehatan yang rela memberikan beasiswa kepada para mahasiswa. Jadi, mereka sudah diijon. Mereka magang di perusahaan tersebut dan setelah lulus, langsung direkrut. 30 persen lulusan Vokasi UI sudah bekerja dalam waktu 0-30 hari setelah lulus.

Padang mengaku kadang kesulitan memenuhi permintaan tenaga kerja dari perusahaan pada semester ganjil seperti saat ini. Sebab, sebagian besar sudah lulus pada semester genap lalu dan langsung diserap oleh industri. Bahkan, ada perusahaan yang meminta Vokasi UI untuk menambah daya tampung agar bisa memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil. Namun, Padang menolak hal tersebut. “Nanti enggak selektif. Kita enggak mau asal (banyak) mahasiswa. (Kita) mutunya dijaga,” ucapnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Rekomendasi
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Berita Terkini
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved