Kapolda Jatim Jadi Wisudawan Terbaik Unair, Saat Kuliah Sempat Rahasiakan Identitas
Senin, 05 Desember 2022 - 14:30 WIB
loading...
Kapolda Jatim Dr Irjen Pol Toni Harmanto menjadi wisudawan terbaik program studi S3 Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Airlangga. Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - Semangat belajar memang seharusnya diperjuangkan tanpa mengenal usia. Semangat itu yang ditunjukkan oleh Dr Irjen Pol Toni Harmanto, wisudawan terbaik program studi S3 Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Airlangga.
Toni yang juga Kapolda Jawa Timur ini terus menanamkan semangat belajarnya didasarkan pada hadits nabi, yang menyuruh umat Islam untuk ‘belajar sampai negeri Cina’. “Dari hadits Nabi tadi menyemangati saya untuk terus bisa menempuh pendidikan hingga selesai,” kata alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1988 itu, Senin (5/12/2022).
Baca juga: 10 Jurusan Sepi Peminat di UI, ITB, dan UGM, Peluang Lolos di PTN Terbaik Terbuka Lebar
Ia bersyukur dapat meraih prestasi itu, karena tidak semua orang berkesempatan menjadi wisudawan terbaik. “Kesempatan ini tidak mungkin bisa berulang. Mungkin tidak juga bisa diraih oleh orang-orang tertentu,” jelasnya.
Menurutnya, kesempatan untuk mengenyam pendidikan formal dan menjadi wisudawan terbaik adalah suatu kehormatan. “Pendidikan formal ini menjadi suatu kebanggaan bagi saya sendiri,” imbuhnya.
Saat menjalani perkuliahan, ia tidak ingin kolega dan dosen-dosennya mengetahui bahwa dirinya adalah seorang Kapolda.
Baca juga: 10 Jurusan Kuliah yang Berpeluang Besar Kerja di Perusahaan BUMN Terbaik dengan Gaji Besar
Toni yang juga Kapolda Jawa Timur ini terus menanamkan semangat belajarnya didasarkan pada hadits nabi, yang menyuruh umat Islam untuk ‘belajar sampai negeri Cina’. “Dari hadits Nabi tadi menyemangati saya untuk terus bisa menempuh pendidikan hingga selesai,” kata alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1988 itu, Senin (5/12/2022).
Baca juga: 10 Jurusan Sepi Peminat di UI, ITB, dan UGM, Peluang Lolos di PTN Terbaik Terbuka Lebar
Ia bersyukur dapat meraih prestasi itu, karena tidak semua orang berkesempatan menjadi wisudawan terbaik. “Kesempatan ini tidak mungkin bisa berulang. Mungkin tidak juga bisa diraih oleh orang-orang tertentu,” jelasnya.
Menurutnya, kesempatan untuk mengenyam pendidikan formal dan menjadi wisudawan terbaik adalah suatu kehormatan. “Pendidikan formal ini menjadi suatu kebanggaan bagi saya sendiri,” imbuhnya.
Saat menjalani perkuliahan, ia tidak ingin kolega dan dosen-dosennya mengetahui bahwa dirinya adalah seorang Kapolda.
Baca juga: 10 Jurusan Kuliah yang Berpeluang Besar Kerja di Perusahaan BUMN Terbaik dengan Gaji Besar
Lihat Juga :