Pemulihan Pasca-Gempa Cianjur, UNPAR Beri Pendampingan Digital Marketing pada Pelaku UMKM
Jum'at, 23 Desember 2022 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
“Mahasiswa membantu juga penguatan kanal pemasaran digital yang telah dimiliki UMKM untuk menciptakan kanal pemasaran digital bagi produk mereka. Pengenalan mulai dari pemanfaatan Instagram, Tiktok maupun Facebook Shop bagi mereka yang belum mengenal kanal tersebut. Dalam hal ini, mahasiswa membantu para UMKM memahami peran dan pengembangan konten,” ucapnya.
Selain itu, mahasiswa juga mendampingi pelaku UMKM dalam memulai penjualan melalui marketplace, seperti Shopee atau Tokopedia, khususnya bagi mereka yang sudah siap masuk pasar digital. Pendampingan untuk pengembangan profil usaha yang menarik juga dilakukan, khususnya bagi usahanya pada pasar yang lebih luas.
“Pemilihan kanal pemasaran merupakan hal krusial untuk efektivitas strategi pemasaran. Penentuan luas jangkauan dan sasaran serta mengidentifikasi konten yang tepat, baik secara teks, audio dan visual menjadi hal penting bagi pelaku usaha. Pengembangan digital marketing membutuhkan kesesuaian konten dengan konteks dan profil konsumen. Oleh karena itu, perlu ada proses pengelolaan konten yang baik didasarkan pada perencanaan, pengukuran ketepatan konten didasarkan tingkat keterlibatan pelanggan serta media dan penjadwalan distribusi konten,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Industri Kabupaten Cianjur Wahyu Ginanjar menyatakan output yang diharapkan dari program pendampingan ini bagus dan sesuai dengan program Pemkab Cianjur yang mengedepankan pengembangan UMKM.
“Kegiatan seperti ini harus tetap berlanjut dan akses digital marketing perlu diperluas. Sifat pendampingan satu-satu, dimana satu mahasiswa mendampingi satu UMKM secara berkelanjutan dan mampu memberikan pemanfaatan kanal digital yang sesuai dengan kemampuan para pelaku UMKM tersebut,” katanya.
Selain itu, mahasiswa juga mendampingi pelaku UMKM dalam memulai penjualan melalui marketplace, seperti Shopee atau Tokopedia, khususnya bagi mereka yang sudah siap masuk pasar digital. Pendampingan untuk pengembangan profil usaha yang menarik juga dilakukan, khususnya bagi usahanya pada pasar yang lebih luas.
“Pemilihan kanal pemasaran merupakan hal krusial untuk efektivitas strategi pemasaran. Penentuan luas jangkauan dan sasaran serta mengidentifikasi konten yang tepat, baik secara teks, audio dan visual menjadi hal penting bagi pelaku usaha. Pengembangan digital marketing membutuhkan kesesuaian konten dengan konteks dan profil konsumen. Oleh karena itu, perlu ada proses pengelolaan konten yang baik didasarkan pada perencanaan, pengukuran ketepatan konten didasarkan tingkat keterlibatan pelanggan serta media dan penjadwalan distribusi konten,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Industri Kabupaten Cianjur Wahyu Ginanjar menyatakan output yang diharapkan dari program pendampingan ini bagus dan sesuai dengan program Pemkab Cianjur yang mengedepankan pengembangan UMKM.
“Kegiatan seperti ini harus tetap berlanjut dan akses digital marketing perlu diperluas. Sifat pendampingan satu-satu, dimana satu mahasiswa mendampingi satu UMKM secara berkelanjutan dan mampu memberikan pemanfaatan kanal digital yang sesuai dengan kemampuan para pelaku UMKM tersebut,” katanya.
(ars)
Lihat Juga :