Punya Cita-Cita Jadi Akademisi? Ini Tingkatan Dosen di Indonesia
Kamis, 24 Agustus 2023 - 12:41 WIB
Selain untuk membedakan kualifikasi akademiknya, “kasta-kasta” ini akan menentukan porsi komponen wajib Pendidikan dan penelitian mereka sebagai dosen. Semakin tinggi “kastanya” semakin sedikit pula porsi mereka untuk komponen Pendidikan (mengajar misalnya), namun porsi untuk komponen penelitiannya akan semakin besar.
Untuk dosen dengan “kasta” Asisten Ahli, porsi komponen Pendidikan mereka bisa lebih dari 55% dan penelitian minimal 25%. Untuk Lektor, porsi Pendidikan turun menjadi minimal 45% dan penelitian menjadi minimal 35%.
Baca juga: Asosiasi Dosen Indonesia Komitmen Majukan Pendidikan Tinggi
Untuk Lektor Kepala, porsi Pendidikan minimal 40% dan penelitian minimal 40% dan untuk “kasta tertinggi” atau Guru Besar, porsi pendidikannya cukup minimal 35% dan porsi penelitiannya meningkat menjadi minimal 45%.
Jadi jangan heran jika seorang Guru Besar atau Profesor jarang mengajar di kelas, karena memang porsi mereka sudah berpindah menjadi lebih fokus pada penelitian.
Jika ingin mencapai “kasta” tertinggi, seorang dosen harus bekerja keras dan tekun dalam memenuhi tuntutan-tuntutan persyaratan yang berbagai macam tersebut.
Ada dosen yang membutuhkan waktu yang singkat ada pula dosen yang membutuhkan waktu cukup lama tergantung pada seberapa tekun dan konsisten dosen untuk memenuhi persyaratan yang diperlukan.
• Dosen dengan jabatan akademik Asisten Ahli dan Lektor disebut “Assistant Professor”
• Dosen dengan jabatan akademik Lektor Kepala disebut “Associate Professor”
• Dosen dengan jabatan akademik Guru Besar disebut “Professor (Full Professor)”
Untuk dosen dengan “kasta” Asisten Ahli, porsi komponen Pendidikan mereka bisa lebih dari 55% dan penelitian minimal 25%. Untuk Lektor, porsi Pendidikan turun menjadi minimal 45% dan penelitian menjadi minimal 35%.
Baca juga: Asosiasi Dosen Indonesia Komitmen Majukan Pendidikan Tinggi
Untuk Lektor Kepala, porsi Pendidikan minimal 40% dan penelitian minimal 40% dan untuk “kasta tertinggi” atau Guru Besar, porsi pendidikannya cukup minimal 35% dan porsi penelitiannya meningkat menjadi minimal 45%.
Jadi jangan heran jika seorang Guru Besar atau Profesor jarang mengajar di kelas, karena memang porsi mereka sudah berpindah menjadi lebih fokus pada penelitian.
Jika ingin mencapai “kasta” tertinggi, seorang dosen harus bekerja keras dan tekun dalam memenuhi tuntutan-tuntutan persyaratan yang berbagai macam tersebut.
Ada dosen yang membutuhkan waktu yang singkat ada pula dosen yang membutuhkan waktu cukup lama tergantung pada seberapa tekun dan konsisten dosen untuk memenuhi persyaratan yang diperlukan.
Penyebutan “Kasta Akademik” Dalam Bahasa Inggris
• Dosen tanpa jabatan akademin disebut dengan “Lecturer”• Dosen dengan jabatan akademik Asisten Ahli dan Lektor disebut “Assistant Professor”
• Dosen dengan jabatan akademik Lektor Kepala disebut “Associate Professor”
• Dosen dengan jabatan akademik Guru Besar disebut “Professor (Full Professor)”
(wyn)
Lihat Juga :