Perpusnas Gaungkan Inklusi Sosial di Ajang Internasional
Kamis, 21 November 2024 - 17:33 WIB
Dia memahami inisiatif baru dalam transformasi perpustakaan ini, akan selalu menghadapi tantangan baik dukungan maupun penolakan. “Jadi, tetap sabar dan tekun melaksanakannya,” jelasnya.
Dalam kesempatan ini, Plt. Kepala Perpusnas memaparkan transformasi perpustakaan didasari oleh dua hal yakni perpustakaan untuk semua guna memastikan akses inklusif terhadap pengetahuan untuk semua lapisan masyarakat serta perpustakaan sebagai ruang kreativitas yakni menciptakan ruang yang menumbuhkan kreativitas, inovasi, dan kolaborasi.
Baca juga: Gabung di Jejaring Perpustakaan Dunia, Perpusnas Jalin Kerja Sama dengan Rusia
Terkait program TPBIS, dipaparkan bahwa pada awalnya Perpusnas membuat inisiatif untuk mempromosikan perpustakaan untuk semua dan perpustakaan sebagai ruang kreativitas dengan dukungan Bill & Melinda Gates Foundation (melalui Global Libraries Initiative) dan The Coca-Cola Foundation.
“Kegiatan tersebut dikenal dengan nama PerpuSeru dan berlangsung dari tahun 2011 hingga 2018. Hingga November 2018, PerpuSeru telah mendukung 200 perpustakaan desa, 50 perpustakaan kabupaten, dan 34 perpustakaan provinsi,” urainya.
Selanjutnya, Indonesia melalui Perpusnas melanjutkan program ini dengan tajuk program TPBIS. “Karena program ini mempunyai dampak yang baik secara nasional, maka pemerintah menjadikannya sebagai Prioritas Nasional dan untuk pertama kalinya menjadi bagian dari Prioritas Nasional,” tuturnya.
Dalam kesempatan ini, Plt. Kepala Perpusnas memaparkan transformasi perpustakaan didasari oleh dua hal yakni perpustakaan untuk semua guna memastikan akses inklusif terhadap pengetahuan untuk semua lapisan masyarakat serta perpustakaan sebagai ruang kreativitas yakni menciptakan ruang yang menumbuhkan kreativitas, inovasi, dan kolaborasi.
Baca juga: Gabung di Jejaring Perpustakaan Dunia, Perpusnas Jalin Kerja Sama dengan Rusia
Terkait program TPBIS, dipaparkan bahwa pada awalnya Perpusnas membuat inisiatif untuk mempromosikan perpustakaan untuk semua dan perpustakaan sebagai ruang kreativitas dengan dukungan Bill & Melinda Gates Foundation (melalui Global Libraries Initiative) dan The Coca-Cola Foundation.
“Kegiatan tersebut dikenal dengan nama PerpuSeru dan berlangsung dari tahun 2011 hingga 2018. Hingga November 2018, PerpuSeru telah mendukung 200 perpustakaan desa, 50 perpustakaan kabupaten, dan 34 perpustakaan provinsi,” urainya.
Selanjutnya, Indonesia melalui Perpusnas melanjutkan program ini dengan tajuk program TPBIS. “Karena program ini mempunyai dampak yang baik secara nasional, maka pemerintah menjadikannya sebagai Prioritas Nasional dan untuk pertama kalinya menjadi bagian dari Prioritas Nasional,” tuturnya.
Lihat Juga :