Universitas Sunan Gresik Jalin Kerja Sama dengan Pusat Inovasi Teknologi dan Sains China

Rabu, 08 Oktober 2025 - 20:33 WIB
Melalui kerja sama itu, lanjut Abdul Muhith, para dosen dan mahasiswa USG juga bisa melakukan penelitian bersama dengan para pakar dari IASTIC, China. ”Dengan kerja sama ini, kami berharap USG go internasional dan semakin dikenal di kancah global,” tegas Abdul Muhith.

Pendiri USG Jazilul Fawaid mengajak pihak IASTIC untuk datang langsung ke kampus USG di Gresik sehingga bisa melihat pengembangan kampus baru seluas sekitar 50 hektare tersebut. Dengan kerja sama itu, tokoh yang biasa disapa Gus Jazil ini berharap USG memiliki keahlian di bidang mobil listrik dan berbagai teknologi terkini lainnya.

Saat ini, kata Gus Jazil, USG memiliki sejumlah program studi unggulan. Salah satunya Prodi Teknologi Rekayasa Perawatan Pesawat Udara (TRPPU). Prodi tersebut hasil kerja sama USG dengan Politeknik Kirana yang didirikan Rusdi Kirana, pemiliki maskapai penerbangan Lion Group. Selain itu, ada Prodi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan (AI), Teknologi Hasil Perikanan, Agroteknologi, dan Sistem Informatika. Total ada 29 prodi yang terbagi dalam 5 fakultas. ”Kami berharap dengan kerja sama ini, kami bisa membangun laboratorium mobil listrik, AI, dan teknologi pangan,” tandasnya.

Sementara itu, Prof. Chan Ching Chuen menyambut baik kerja sama dengan USG. Dengan kerja sama itu, lembaga pendidikan tinggi akan semakin maju. Menurut dia, kemajuan itu bisa diraih melalui sains dan teknologi. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan elektrifikasi seperti mobil listrik. “Kita harus mengembangkan sains, dan mengombinasikan antara sains dan engineering. Salah satunya pengembangan mobil listrik,” tandasnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!