Pembatasan Bantuan Kuota Dinilai Tak Tepat Guna

Selasa, 22 September 2020 - 10:52 WIB
Dia menilai, jika bantuan kuota dibatasi dengan kuota belajar maka dari pengalaman yang sebelumnya itu sangat terbatas dan tidak bisa untuk membuka sumber-sumber belajar lain. Jika hal ini terjadi, katanya, kuota belajar yang besar itu tidak terserap dengan baik dan pasti menguntungkan provider. (Baca juga: FSGI: Pemanfaatan Bantuan Kuota Sebaiknya Tak Dibatasi )

Ubaid menerangkan, masa pembelajaran dengan sistem PJJ di masa pandemi ini lebih bersifat luas dimana sumber belajar ada dan bisa dijelajahi baik melalui daring maupun luring. Oleh karena itu dia pun berharap kemampuan jelajah kuota internetnya jangan dibatasi pemanfaatannya buat guru dan siswa.

Ubaid menuturkan, untuk memaksimalkan PJJ setelah Kemendikbud membagikan bantuan kuota maka peran guru harus diperkuat. Sehingga dampaknya nanti bisa terjadi terjadi pembelajaran yang interaktif, fleksibel dan inovatif. "Jadi kuota itu dimanfaatkan untuk pembelajaran secara luas,” terangnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!