Biaya Operasional Pendidikan Terlambat Cair, Ada Apa?
Selasa, 03 November 2020 - 15:03 WIB
Sejumlah murid mengikuti proses belajar mengajar dengan tatap muka di sekolah. Foto/Dok/SINDOnews
BANDUNG - Komunitas Peduli Pendidikan Jawa Barat mempertanyakan belum cairnya Biaya Operasional Pendidikan Daerah (BOPD) Jawa Barat untuk Oktober 2020. Keterlambatan ini menyebabkan banyak pihak bertanya tanya.
Koordinator Bidang Sekretariat Komunitas Peduli Pendidikan Jawa Barat R. Erwienn Permadhie Wiradipoetra mempertanyakan keterlambatan pembayaran dana tersebut oleh Pemprov Jabar . Mestinya, dana tersebut telah sampai kepada pihak sekolah sejak dua minggu lalu. (Baca juga: Kemendikbud Harap Semua Pihak Berkolaborasi Ringankan Beban Belajar Anak )
"Dana itu salah satunya digunakan untuk membayar tenaga honorer untuk bulan Oktober 2020. Kasihan hak tenaga honorer diabaikan," jelas dia, Selasa (3/11/2020).
Menurut dia, informasi yang beredar bahwa BOPD Oktober 2020 sudah menggunakan data siswa 2020/2021 sesuai Dapodik. Oleh karenanya, perlu dilakukan perubahan anggaran dan baru diketuk palu pada 27 Oktober 2020.
Koordinator Bidang Sekretariat Komunitas Peduli Pendidikan Jawa Barat R. Erwienn Permadhie Wiradipoetra mempertanyakan keterlambatan pembayaran dana tersebut oleh Pemprov Jabar . Mestinya, dana tersebut telah sampai kepada pihak sekolah sejak dua minggu lalu. (Baca juga: Kemendikbud Harap Semua Pihak Berkolaborasi Ringankan Beban Belajar Anak )
"Dana itu salah satunya digunakan untuk membayar tenaga honorer untuk bulan Oktober 2020. Kasihan hak tenaga honorer diabaikan," jelas dia, Selasa (3/11/2020).
Menurut dia, informasi yang beredar bahwa BOPD Oktober 2020 sudah menggunakan data siswa 2020/2021 sesuai Dapodik. Oleh karenanya, perlu dilakukan perubahan anggaran dan baru diketuk palu pada 27 Oktober 2020.
Lihat Juga :