RUU Cipta Kerja Dinilai Bisa Tingkatkan Riset dan Inovasi
Rabu, 13 Mei 2020 - 02:41 WIB
Meski demikian, jelasnya, RUU Cipta Kerja ini masih sebuah draft RUU yang belum final. Dia mempersilahkan apabila API melakukan audiensi bersama didepan Baleg DPR untuk menambah khasanah RUU ini.
"Ini peluang besar bagi lembaga pendidikan seperti universitas untuk menjadi gerbang terbuka berlomba-lomba menciptakan riset dan inovasi yang dapat langsung terhubung dan digunakan industri. Inilah yang kita harapkan selama ini bahwa dunia pendidikan harus link and match dengan industri, melalui dukungan riset dan inovasi," imbuhnya.
Anggota Komisi X DPR ini melanjutkan, RUU Cipta Kerja mendorong lahirnya budaya kompetisi. Harapannya adalah dunia pendidikan tinggi bisa jauh bersaing dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas riset dan inovasi yang aplikatif.
Kedepannya, penerapan riset dan inovasi hasil perguruan tinggi tak hanya berhenti menjadi penelitian yang dicetak dan disimpan di perpustakaan. Melainkan juga menjadi gerbang terciptanya lapangan kerja dan bukan hanya menghasilkan pekerja.
"Ini peluang besar bagi lembaga pendidikan seperti universitas untuk menjadi gerbang terbuka berlomba-lomba menciptakan riset dan inovasi yang dapat langsung terhubung dan digunakan industri. Inilah yang kita harapkan selama ini bahwa dunia pendidikan harus link and match dengan industri, melalui dukungan riset dan inovasi," imbuhnya.
Anggota Komisi X DPR ini melanjutkan, RUU Cipta Kerja mendorong lahirnya budaya kompetisi. Harapannya adalah dunia pendidikan tinggi bisa jauh bersaing dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas riset dan inovasi yang aplikatif.
Kedepannya, penerapan riset dan inovasi hasil perguruan tinggi tak hanya berhenti menjadi penelitian yang dicetak dan disimpan di perpustakaan. Melainkan juga menjadi gerbang terciptanya lapangan kerja dan bukan hanya menghasilkan pekerja.
(maf)
Lihat Juga :