Gen Z Harus Kuasai Kemampuan Ini untuk Hadapi Persaingan Global
Minggu, 07 November 2021 - 20:02 WIB
“Selama ini, stigma yang melekat secara umum adalah sarjana sains dan teknologi hanya perlu menguasai bidang keilmuan mereka. Padahal, jika seorang lulusan teknik tidak membekali diri dengan kemampuan komunikasi yang baik, akan sulit baginya bekerja sama dalam tim,” ujar Kemal.
Baca juga: 7 Jurusan Sepi Peminat dengan Peluang Kerja Tinggi
Kemal mengungkapkan, berkat kemampuan komunikasi yang terus dilatihnya, ia dan tim Awdogleg berhasil memenangkan juara kedua di ajang Internasional Reservoir Simulation yang diselenggarakan oleh Universiti Teknologi Petronas (UTP), Malaysia.
“Sebenarnya, inovasi yang digagas tim cukup sederhana. Kami merancang dua sumur horizontal dan empat sumur multilateral setelah sebelumnya melakukan analisa well trajectory untuk mencegah tabrakan sumur. Namun, dewan juri mengatakan mereka sangat puas dengan hasil presentasi kami dan cara kami meyakinkan mereka,” tutur Kemal.
Ketua tim Rendy Novriansyah mengatakan bahwa gagasannya dan tim berpotensi menghasilkan produksi minyak sebesar 171 juta barel dengan profit 11,871 juta USD. “Angka tersebut kami peroleh setelah kami menganalisa posisi dari 43 sumur migas gabungan sebagai studi kasus,” ungkap Rendy.
Surya Abdul Aziz, anggota tim lain mengakui bahwa kehadiran mata kuliah Teknik Pengeboran, Simulasi Reservoir dan Capstone Project, sangat membantu tim dalam merancang proposal project.
Baca juga: 7 Jurusan Sepi Peminat dengan Peluang Kerja Tinggi
Kemal mengungkapkan, berkat kemampuan komunikasi yang terus dilatihnya, ia dan tim Awdogleg berhasil memenangkan juara kedua di ajang Internasional Reservoir Simulation yang diselenggarakan oleh Universiti Teknologi Petronas (UTP), Malaysia.
“Sebenarnya, inovasi yang digagas tim cukup sederhana. Kami merancang dua sumur horizontal dan empat sumur multilateral setelah sebelumnya melakukan analisa well trajectory untuk mencegah tabrakan sumur. Namun, dewan juri mengatakan mereka sangat puas dengan hasil presentasi kami dan cara kami meyakinkan mereka,” tutur Kemal.
Ketua tim Rendy Novriansyah mengatakan bahwa gagasannya dan tim berpotensi menghasilkan produksi minyak sebesar 171 juta barel dengan profit 11,871 juta USD. “Angka tersebut kami peroleh setelah kami menganalisa posisi dari 43 sumur migas gabungan sebagai studi kasus,” ungkap Rendy.
Surya Abdul Aziz, anggota tim lain mengakui bahwa kehadiran mata kuliah Teknik Pengeboran, Simulasi Reservoir dan Capstone Project, sangat membantu tim dalam merancang proposal project.
Lihat Juga :