Mahasiswa UNY Olah Kulit Singkong Jadi Mie yang Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes
Selasa, 14 Juni 2022 - 13:10 WIB
Menurut Widakdo, mereka membuat mie dari singkong yang disingkat Miesi. “Mie singkong ini akan kami olah dengan beberapa varian seperti mie goreng atau mie rebus dengan rasa pedas,” katanya, dikutip dari laman UNY, Selasa (14/6/2022).
Hal ini sesuai dengan target market kelompok Fomuny yang mendapat dana Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. Harapannya Miesi menjadi pioner mie pedas sehat pertama di Indonesia yang berasal dari olahan kulit singkong sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan berwawasan bio bisnis.
Rahayu Iswanti menambahkan, mie ini dibuat dari olahan kulit singkong untuk meminimalisasi limbahnya. “Awalnya kulit singkong kami olah dulu menjadi tepung, baru kami buat menjadi mie,” kata Rahayu.
Baca juga: Alumni ITS Gagas Startup Biogas Atasi Emisi Karbon
Tepung singkong ini lazim juga disebut tepung mocaf yang memiliki nilai karbohidrat cukup tinggi dan cocok untuk penderita autis yang alergi terhadap gluten karena tepung mocaf tidak mengandung gluten. Sehingga Miesi aman untuk dikonsumsi anak autis atau penderita diabetes.
Wahyu Kurnia Putra mengatakan, pembuatan mie singkong diawali dengan pengolahan kulit singkong menjadi tepung. Caranya, pertama kupas kulit singkong dan bersihkan lendirnya dengan air dan digosok-gosok. Kemudian potong tipis-tipis singkong dengan pisau atau alat pencacah hingga berbentuk seperti keripik lalu rendam dalam air bersih selama 3 hari. Ganti air setiap 24 jam.
Hal ini sesuai dengan target market kelompok Fomuny yang mendapat dana Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. Harapannya Miesi menjadi pioner mie pedas sehat pertama di Indonesia yang berasal dari olahan kulit singkong sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan berwawasan bio bisnis.
Rahayu Iswanti menambahkan, mie ini dibuat dari olahan kulit singkong untuk meminimalisasi limbahnya. “Awalnya kulit singkong kami olah dulu menjadi tepung, baru kami buat menjadi mie,” kata Rahayu.
Baca juga: Alumni ITS Gagas Startup Biogas Atasi Emisi Karbon
Tepung singkong ini lazim juga disebut tepung mocaf yang memiliki nilai karbohidrat cukup tinggi dan cocok untuk penderita autis yang alergi terhadap gluten karena tepung mocaf tidak mengandung gluten. Sehingga Miesi aman untuk dikonsumsi anak autis atau penderita diabetes.
Wahyu Kurnia Putra mengatakan, pembuatan mie singkong diawali dengan pengolahan kulit singkong menjadi tepung. Caranya, pertama kupas kulit singkong dan bersihkan lendirnya dengan air dan digosok-gosok. Kemudian potong tipis-tipis singkong dengan pisau atau alat pencacah hingga berbentuk seperti keripik lalu rendam dalam air bersih selama 3 hari. Ganti air setiap 24 jam.
Lihat Juga :