Polban Kembangkan Mesin Enkapsulasi untuk Dukung Industri Halal di Indonesia
Rabu, 04 Januari 2023 - 16:46 WIB
Di negara-negara nonmuslim, gelatin biasanya menggunakan tulang babi.
Sementara itu, untuk konsumsi negara muslim, gelatin umumnya menggunakan tulang sapi. “Selain rentan dengan isu halal, kapsul lunak gelatin ini juga tidak ramah untuk kalangan vegetarian karena mereka memang tidak mengonsumsi produk hewani,” katanya, dikutip dari laman Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Rabu (4/1/2023).
Oleh karena itu, Polban pun berinovasi dengan mengembangkan mesin enkapsulasi menggunakan material nongelatin yang ramah untuk vegetarian dan terjamin kehalalannya. Material yang digunakan berasal dari karaginan yang berasal dari ekstrak rumput laut. Bahan tersebut merupakan hasil penelitian Institut Teknologi Bandung (ITB) yang telah didaftarkan patennya tahun lalu.
“Sebenarnya potensi tanaman Indonesia yang bisa dikembangkan menjadi material nongelatin cukup banyak, tetapi memang belum banyak yang meneliti,” tambah Budi.
Baca juga: Bangga, Karya Mahasiswa ITS Tampil pada Pameran Internasional di Korea
Dia melanjutkan, inovasi mesin enkapsulasi merupakan hasil pengembangan/penyempurnaan inovasi yang dilakukan sebelumnya oleh Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB. Mereka kemudian menyempurnakan sehingga menjadi mesin yang layak produksi.
Sementara itu, untuk konsumsi negara muslim, gelatin umumnya menggunakan tulang sapi. “Selain rentan dengan isu halal, kapsul lunak gelatin ini juga tidak ramah untuk kalangan vegetarian karena mereka memang tidak mengonsumsi produk hewani,” katanya, dikutip dari laman Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Rabu (4/1/2023).
Oleh karena itu, Polban pun berinovasi dengan mengembangkan mesin enkapsulasi menggunakan material nongelatin yang ramah untuk vegetarian dan terjamin kehalalannya. Material yang digunakan berasal dari karaginan yang berasal dari ekstrak rumput laut. Bahan tersebut merupakan hasil penelitian Institut Teknologi Bandung (ITB) yang telah didaftarkan patennya tahun lalu.
“Sebenarnya potensi tanaman Indonesia yang bisa dikembangkan menjadi material nongelatin cukup banyak, tetapi memang belum banyak yang meneliti,” tambah Budi.
Baca juga: Bangga, Karya Mahasiswa ITS Tampil pada Pameran Internasional di Korea
Dia melanjutkan, inovasi mesin enkapsulasi merupakan hasil pengembangan/penyempurnaan inovasi yang dilakukan sebelumnya oleh Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB. Mereka kemudian menyempurnakan sehingga menjadi mesin yang layak produksi.
Lihat Juga :