Pengalaman Unik Mahasiswa UMM, Kuliah di 2 Kampus dalam Satu Waktu
Kamis, 19 Januari 2023 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
Namun, ada hal menyenangkan lain yang tidak bisa ia lupakan. Salah satunya adalah bisa mengikuti kegiatan internasional dengan mudah. Ridha sempat turut serta di beberapa konferensi internasional, berdiskusi dengan beragam mahasiswa dari berbagai negara, dan bertukar pikiran.
Baca juga: Dirjen Dikti: SNPMB 2023 Terintegrasi dan Terbuka, Bisa Pilih PTN Vokasi atau Akademik
Senada dengan Ridha, Niko mengatakan bahwa ia membutuhkan waktu dua sampai tiga minggu untuk beradaptasi dengan proses pembelajaran di Asia University. Tak hanya soal penjelasan materi, pembagian tugas juga berbeda. Di Asia University, tugas project akan diberikan secara langsung saat menjelang Ujian Tengan Semester (UTS) maupun Ujian Akhir Semester (UAS).
Proses belajar melalui TronClass, platform khusus milik Asia University, juga dirasa menyenangkan. Sayangnya, meski banyak hal menarik yang ia dapat, namun interaksi antar mahasiswa kurang. Bahkan jarang sekali ada kerja kelompok dan akhirnya saya tidak punya teman dekat internasional.
Terakhir, Ridha dan Niko merasa beruntung bisa mengikuti perkuliahan di dua kampus yang berbeda secara bersamaan. Meski berat, namun ada banyak pengalaman baru dan asyik yang didapatkan. “Alhamdulillah UMM selalu mendukung kami untuk mengembangkan potensi, memberikan kesempatan emas seperti program ini,” pungkas Niko.
Baca juga: Dirjen Dikti: SNPMB 2023 Terintegrasi dan Terbuka, Bisa Pilih PTN Vokasi atau Akademik
Senada dengan Ridha, Niko mengatakan bahwa ia membutuhkan waktu dua sampai tiga minggu untuk beradaptasi dengan proses pembelajaran di Asia University. Tak hanya soal penjelasan materi, pembagian tugas juga berbeda. Di Asia University, tugas project akan diberikan secara langsung saat menjelang Ujian Tengan Semester (UTS) maupun Ujian Akhir Semester (UAS).
Proses belajar melalui TronClass, platform khusus milik Asia University, juga dirasa menyenangkan. Sayangnya, meski banyak hal menarik yang ia dapat, namun interaksi antar mahasiswa kurang. Bahkan jarang sekali ada kerja kelompok dan akhirnya saya tidak punya teman dekat internasional.
Terakhir, Ridha dan Niko merasa beruntung bisa mengikuti perkuliahan di dua kampus yang berbeda secara bersamaan. Meski berat, namun ada banyak pengalaman baru dan asyik yang didapatkan. “Alhamdulillah UMM selalu mendukung kami untuk mengembangkan potensi, memberikan kesempatan emas seperti program ini,” pungkas Niko.
(mpw)
Lihat Juga :