Mahasiswa Indonesia dan Asing Diajak Memahami Isu Sampah Makanan Melalui Kompetisi Internasional
Kamis, 10 Agustus 2023 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi mahasiswa membentuk tim yang sifatnya internasional, mereka bergabung dan melakukan eksplorasi terhadap satu kasus, diskusi, mengusulkan ide untuk diimplementasikan di lapangan," katanya, dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (10/8/2023).
Kompetisi yang merupakan bagian
dari Proyek IN2FOOD yang didanai Erasmus+ Capacity Building on Higher Education Program ini dimulai pada 7-18 Agustus 2023.
Peserta kompetisi mahasiswa internasional tersebut berasal dari delapan universitas anggota Konsorsium IN2FOOD dan dua Universitas anggota non konsorsium. Total ada 49 mahasiswa yang mengikuti onsite program dan 19 mahasiswa yang mengikuti secara hibrida.
Mereka adalah mahasiswa dari Universitas Ghent, Universitas Tampere, HTH Belanda, Universitas Prasetiya Mulya, BINUS University, Universitas Ma Chung, Universitas Pembangunan Jaya, dan Universitas Katolik Parahyangan, serta beberapa universitas lain di Indonesia.
Baca juga: 6 Fakta Amadeo Yesa, Mahasiswa ITS Peraih Nilai UTBK Tertinggi yang Suka Matematika
Kompetisi yang merupakan bagian
dari Proyek IN2FOOD yang didanai Erasmus+ Capacity Building on Higher Education Program ini dimulai pada 7-18 Agustus 2023.
Peserta kompetisi mahasiswa internasional tersebut berasal dari delapan universitas anggota Konsorsium IN2FOOD dan dua Universitas anggota non konsorsium. Total ada 49 mahasiswa yang mengikuti onsite program dan 19 mahasiswa yang mengikuti secara hibrida.
Mereka adalah mahasiswa dari Universitas Ghent, Universitas Tampere, HTH Belanda, Universitas Prasetiya Mulya, BINUS University, Universitas Ma Chung, Universitas Pembangunan Jaya, dan Universitas Katolik Parahyangan, serta beberapa universitas lain di Indonesia.
Baca juga: 6 Fakta Amadeo Yesa, Mahasiswa ITS Peraih Nilai UTBK Tertinggi yang Suka Matematika
Lihat Juga :