Ponpes Attaqwa Putra Gelar Workshop Kecerdasan Hati untuk Tingkatkan Kualitas Guru
Kamis, 10 Agustus 2023 - 10:53 WIB
loading...
A
A
A
Penulis puluhan artikel tentang kecerdasan hati ini juga mengatakan bahwa Al-Qur’an menggunakan idiom yang sangat variatif tatkala berbicara tentang hati. “Ada Qalbun, Fuad, Lubb, dan istilah-istilah lainnya dalam Al-Qur’an yang semuanya memiliki makna yang berbeda dan spesifik namun sangat berkaitan dengan hati,” jelasnya.
Dia memaparkan untuk menjaga dan meningkatkan kecerdasan hati, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama, apresiasi hati dengan menemukan hal-hal penting dan non material yang patut disyukuri.
Baca juga: Sekilas Sejarah Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang Diperingati Tiap 10 Agustus
Untuk menemukannya, narasumber yang juga santri Langitan ini memberikan 4 kata kunci, yaitu menemukan purpose (tujuan), meaning (alasan spiritual), passion (kelebihan yang terus memanggil kita untuk melakukan pekerjaan dengan baik), dan problem (tantangan yang harus kita taklukkan).
“Dengan menemukannya seluruh tubuh anda akan bergerak karena keterpanggilan dan pengabdian untuk selalu berbuat yang terbaik. Sebagaimana Almaghfurlah KH. Noer Ali mampu memberikan segalanya yang dimiliki untuk Attaqwa dan Indonesia, bahkan secara totalitas di atas kepentingan dirinya dan keluarganya,” ujarnya.
Kedua, melakukan gerakan hati dengan selalu berupaya berprestasi dan berkonstribusi secara terukur dan terstandar, melakukan reskilling dan upskilling dalam.”ilmu hal,” hingga kita akan mencapai kualitas “sustainable career” hidup tanpa pensiun, mengabdi sepanjang hayat.
Dia memaparkan untuk menjaga dan meningkatkan kecerdasan hati, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama, apresiasi hati dengan menemukan hal-hal penting dan non material yang patut disyukuri.
Baca juga: Sekilas Sejarah Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang Diperingati Tiap 10 Agustus
Untuk menemukannya, narasumber yang juga santri Langitan ini memberikan 4 kata kunci, yaitu menemukan purpose (tujuan), meaning (alasan spiritual), passion (kelebihan yang terus memanggil kita untuk melakukan pekerjaan dengan baik), dan problem (tantangan yang harus kita taklukkan).
“Dengan menemukannya seluruh tubuh anda akan bergerak karena keterpanggilan dan pengabdian untuk selalu berbuat yang terbaik. Sebagaimana Almaghfurlah KH. Noer Ali mampu memberikan segalanya yang dimiliki untuk Attaqwa dan Indonesia, bahkan secara totalitas di atas kepentingan dirinya dan keluarganya,” ujarnya.
Kedua, melakukan gerakan hati dengan selalu berupaya berprestasi dan berkonstribusi secara terukur dan terstandar, melakukan reskilling dan upskilling dalam.”ilmu hal,” hingga kita akan mencapai kualitas “sustainable career” hidup tanpa pensiun, mengabdi sepanjang hayat.
Lihat Juga :