Jawara Satria Data 2023, Mahasiswa UI Ciptakan AI Uji Keselarasan Peraturan Perundangan
Senin, 28 Agustus 2023 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
Upaya mendeteksi dan menguji keselerasan peraturan perundang-undangan merupakan suatu tugas yang kompleks, dan selama ini dilakukan secara manual.
Adanya inovasi karya Tim Three Neuron V2 ini dapat membantu para legislator dan pembuat kebijakan dalam menjaga peraturan perundang-undangan tersebut tetap selaras dan tidak saling bertabrakan. Usulan solusi berbasis AI ini memanfaatkan Legal Textual Entailment (LTE)/
Lte adalah suatu metode subbidang dalam pemrosesan bahasa alami atau Natural Language Processing (NLP) dan AI yang berfokus pada penentuan hubungan logis antara dua teks hukum. Solusi ini diterapkan menggunakan dataset LawID yang juga diciptakan oleh tim Three Neuron V2 untuk keperluan LTE.
Dataset tersebut terdiri dari puluhan ribu data yang mencakup data primer seperti peraturan perundang-undangan, mulai dari level undang-undang dasar, undang-undang, sampai dengan peraturan turunannya, seperti peraturan pemerintah dan peraturan menteri, serta mencakup data sekunder seperti putusan-putusan Mahkamah Konstitusi.
Dalam memproses serta merangkum dokumen peraturan, Tim Three Neuron V2 menggunakan berbagai model bahasa guna menghasilkan subtopik dengan menggunakan teknik BERTopic.
Baca juga: 5 Jenis Gelar Hukum Universitas Luar Negeri dan Artinya, Mana yang Paling Bergengsi?
Adanya inovasi karya Tim Three Neuron V2 ini dapat membantu para legislator dan pembuat kebijakan dalam menjaga peraturan perundang-undangan tersebut tetap selaras dan tidak saling bertabrakan. Usulan solusi berbasis AI ini memanfaatkan Legal Textual Entailment (LTE)/
Lte adalah suatu metode subbidang dalam pemrosesan bahasa alami atau Natural Language Processing (NLP) dan AI yang berfokus pada penentuan hubungan logis antara dua teks hukum. Solusi ini diterapkan menggunakan dataset LawID yang juga diciptakan oleh tim Three Neuron V2 untuk keperluan LTE.
Dataset tersebut terdiri dari puluhan ribu data yang mencakup data primer seperti peraturan perundang-undangan, mulai dari level undang-undang dasar, undang-undang, sampai dengan peraturan turunannya, seperti peraturan pemerintah dan peraturan menteri, serta mencakup data sekunder seperti putusan-putusan Mahkamah Konstitusi.
Dalam memproses serta merangkum dokumen peraturan, Tim Three Neuron V2 menggunakan berbagai model bahasa guna menghasilkan subtopik dengan menggunakan teknik BERTopic.
Baca juga: 5 Jenis Gelar Hukum Universitas Luar Negeri dan Artinya, Mana yang Paling Bergengsi?
Lihat Juga :