Ciptakan Alat Deteksi Stres Atlet E-Sport, Mahasiswa Unair Sabet Juara Internasional
Selasa, 29 Agustus 2023 - 15:08 WIB
loading...
Tujuh mahasiswa Unair menyabet dua penghargaan di ajang Arau International Creativity Expo (ACE EXPO 2023) di Universiti Malaysia Perlis (UniMAP). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Nama Universitas Airlangga (Unair) kembali harum di kancah internasional. Tujuh mahasiswanya sukses menyabet dua penghargaan yakni Gold Medal dan Best Award kategori Sport, Games, and Leisure di ajang Arau International Creativity Expo (ACE EXPO 2023) di Universiti Malaysia Perlis (UniMAP)
Di UniMAP, 7 mahasiswa Unair menggagas inovasi alat deteksi stress pada E-Sport. Kegiatan itu berkolaborasi dengan World Invention Intellectual Property Association (WIIPA), Jumat-Minggu (18-20/08/2023).
Tim Unair terdiri dari Sirojuddin Kholil Muhammad, Aisy Al Fawwaz, Revita Novianti, Fatima Hasya Puspa Kasih, Fikri Maulana Aziz, Indah Febriani, dan Tsabita Arinal Haq. Ketujuhnya merupakan mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Unair yang berhasil menyisihkan kurang lebih 750 peserta dan 144 tim dari 35 negara.
Ketua tim mahasiswa Unair, Sirojuddin Kholil Muhammad menjelaskan tahapan lomba dimulai dari pengumpulan abstrak, prototype, administrasi hingga seleksi karya. Berkaitan dengan gagasan dan inovasi yang dibawa timnya bermula dari keresahan tim atas ketergantungan akses Electronic sport (E-Sport) yang populer belakangan ini.
Menurutnya, E-sport yang dapat terakses melalui gadget ini mampu menimbulkan tekanan atau stress pada atletnya. Termasuk tekanan psikologis, sponsor, dan tim.
“Atlet E-Sport rentan mengalami stress saat permainan berlangsung. Penyebabnya ialah pressure dari permainan sehingga atlet E-sport rawan terkena gangguan mental,"ujar Kholil dalam keterangannya, Selasa (29/8/2023).
Baca juga: Kisah Annisa, Mahasiswa Berprestasi Unair Sebulan Borong 4 Gelar Juara
Di UniMAP, 7 mahasiswa Unair menggagas inovasi alat deteksi stress pada E-Sport. Kegiatan itu berkolaborasi dengan World Invention Intellectual Property Association (WIIPA), Jumat-Minggu (18-20/08/2023).
Tim Unair terdiri dari Sirojuddin Kholil Muhammad, Aisy Al Fawwaz, Revita Novianti, Fatima Hasya Puspa Kasih, Fikri Maulana Aziz, Indah Febriani, dan Tsabita Arinal Haq. Ketujuhnya merupakan mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Unair yang berhasil menyisihkan kurang lebih 750 peserta dan 144 tim dari 35 negara.
Ketua tim mahasiswa Unair, Sirojuddin Kholil Muhammad menjelaskan tahapan lomba dimulai dari pengumpulan abstrak, prototype, administrasi hingga seleksi karya. Berkaitan dengan gagasan dan inovasi yang dibawa timnya bermula dari keresahan tim atas ketergantungan akses Electronic sport (E-Sport) yang populer belakangan ini.
Menurutnya, E-sport yang dapat terakses melalui gadget ini mampu menimbulkan tekanan atau stress pada atletnya. Termasuk tekanan psikologis, sponsor, dan tim.
“Atlet E-Sport rentan mengalami stress saat permainan berlangsung. Penyebabnya ialah pressure dari permainan sehingga atlet E-sport rawan terkena gangguan mental,"ujar Kholil dalam keterangannya, Selasa (29/8/2023).
Baca juga: Kisah Annisa, Mahasiswa Berprestasi Unair Sebulan Borong 4 Gelar Juara
Lihat Juga :