Dihadiri Mahasiswa dan Diaspora, Regina Art Monologue Pukau Penonton di Swedia
Senin, 23 Oktober 2023 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi, Beserta Struktur dan 10 Contohnya
Mereka terlihat menghayati setiap cerita yang diperankan dengan apik oleh Joane Win dan Wawan Sofwan.
Maria Sita Mulyadi, mahasiswa Lund University Sweden mengatakan, ini adalah pengalaman pertamanya menonton teater monolog dan merasa sangat tersentuh.
"Terutama Monolog Cotton Candy tentang sexual harassment, dan Joane Win benar-benar menyalurkan semua emosinya membuat saya sempat menangis. Lalu monolog Besok atau Tidak Sama Sekali membuat pelajaran sejarah menjadi lebih mudah dipahami. Sukses terus untuk Regina Art," ujar Maria, melalui siaran pers, Senin (23/10/2023).
Hal senada diungkapkan Sopia Widlund, WNI yang telah 30 tahun menetap di Gothenburg. Menurutnya, monolog Wawan Sofwan bagus sekali untuk memperkenalkan sejarah Indonesia. Sebagai warga Indonesia di Eropa dia pun sangat bangga dengan pementasan dari Regina Art ini.
Mereka terlihat menghayati setiap cerita yang diperankan dengan apik oleh Joane Win dan Wawan Sofwan.
Maria Sita Mulyadi, mahasiswa Lund University Sweden mengatakan, ini adalah pengalaman pertamanya menonton teater monolog dan merasa sangat tersentuh.
"Terutama Monolog Cotton Candy tentang sexual harassment, dan Joane Win benar-benar menyalurkan semua emosinya membuat saya sempat menangis. Lalu monolog Besok atau Tidak Sama Sekali membuat pelajaran sejarah menjadi lebih mudah dipahami. Sukses terus untuk Regina Art," ujar Maria, melalui siaran pers, Senin (23/10/2023).
Hal senada diungkapkan Sopia Widlund, WNI yang telah 30 tahun menetap di Gothenburg. Menurutnya, monolog Wawan Sofwan bagus sekali untuk memperkenalkan sejarah Indonesia. Sebagai warga Indonesia di Eropa dia pun sangat bangga dengan pementasan dari Regina Art ini.
Lihat Juga :