GSM Dorong Sekolah di Pinggiran Yogyakarta Berkualitas Internasional
Selasa, 05 Desember 2023 - 18:56 WIB
loading...
A
A
A
Dipaparkan oleh Rizal bahwa cara menjadi guru yang baik salah satunya adalah dengan menjadi guru yang tidak hanya mengajarkan teori, tetapi membangun pembelajaran yang bersikap reflektif dan inventif. Guru bisa melakukan proses pembelajaran dengan mengajak para siswa berdialog, tidak hanya mengajarkan teori-teori yang tertulis dalam buku pelajaran saja.
Rizal menutup pemaparannya dengan harapan bahwa akan terlahir perubahan pendidikan dari sekolah pinggiran. Walaupun dari sekolah yang dicap tertinggal, tetapi kita harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk bermimpi dan memiliki masa depan yang baik.
Para guru SD dari sekolah-sekolah pinggiran di kota Yogyakarta yang datang ke workshop terlihat sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Beberapa dari mereka dengan sukarela menyampaikan pengalamannya dalam melaksanakan kegiatan belajar yang menyenangkan di sekolahnya dan apa saja tantangan yang mereka hadapi selama ini.
Para Guru SD dari sekolah NON RTO di kota Yogyakarta yang datang ke workshop terlihat sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Guru-guru tersebut bahkan meminta agar kegiatan ini tidak hanya berhenti di workshop saja.
Para guru mengharapkan cara untuk menjaga perubahan ke arah kebaikan ini terus berlanjut sehingga tercetuslah keinginan mereka untuk mendirikan komunitas belajar GSM yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak guru.
Tak hanya itu, beberapa peserta khususnya kepada sekolah memiliki keinginan untuk menjadikan kota Yogyakarta menjadi Kampung Gerakan Sekolah Menyenangkan, yaitu kampung di mana sekolah-sekolah NON RTO bertransformasi menjadi sekolah dengan lingkungan belajar berskala internasional sehingga anak-anak dari keluarga miskin dapat menikmati sekolah ala luar negeri.
Rizal menutup pemaparannya dengan harapan bahwa akan terlahir perubahan pendidikan dari sekolah pinggiran. Walaupun dari sekolah yang dicap tertinggal, tetapi kita harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk bermimpi dan memiliki masa depan yang baik.
Para guru SD dari sekolah-sekolah pinggiran di kota Yogyakarta yang datang ke workshop terlihat sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Beberapa dari mereka dengan sukarela menyampaikan pengalamannya dalam melaksanakan kegiatan belajar yang menyenangkan di sekolahnya dan apa saja tantangan yang mereka hadapi selama ini.
Para Guru SD dari sekolah NON RTO di kota Yogyakarta yang datang ke workshop terlihat sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Guru-guru tersebut bahkan meminta agar kegiatan ini tidak hanya berhenti di workshop saja.
Para guru mengharapkan cara untuk menjaga perubahan ke arah kebaikan ini terus berlanjut sehingga tercetuslah keinginan mereka untuk mendirikan komunitas belajar GSM yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak guru.
Tak hanya itu, beberapa peserta khususnya kepada sekolah memiliki keinginan untuk menjadikan kota Yogyakarta menjadi Kampung Gerakan Sekolah Menyenangkan, yaitu kampung di mana sekolah-sekolah NON RTO bertransformasi menjadi sekolah dengan lingkungan belajar berskala internasional sehingga anak-anak dari keluarga miskin dapat menikmati sekolah ala luar negeri.
(nnz)
Lihat Juga :