Resah dengan Sampah Kaleng, Mahasiswa ITS Ubah Aluminium Bekas Jadi Sumber Energi Bersih

Senin, 22 Januari 2024 - 10:21 WIB
loading...
Resah dengan Sampah...
. Tim mahasiswa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menginovasikan aluminium bekas menjadi sumber energi terbarukan. Foto/Ist
A A A
SURABAYA - Prestasi kembali ditorehkan mahasiswa ITS Surabaya . Tim mahasiswa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil menginovasikan aluminium bekas menjadi sumber energi terbarukan .

Melalui tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE), mereka melakukan penelitian untuk melihat pengaruh pre-treatment pada logam aluminium terhadap besarnya daya listrik yang dihasilkan.

Menurut Ketua tim PKM-RE ITS M Rizki Akbar, penelitiannya dilatarbelakangi oleh keresahan mengenai sampah kaleng dan aluminium foil bekas di sekitar laboratoriumnya.

Mahasiswa dari Departemen Teknik Fisika ITS tersebut menginovasikan riset berjudul Pengaruh Perlakuan Awal Limbah Aluminium Menggunakan Larutan HCl/Na2MoO4 terhadap Peningkatan Laju Hidrolisis dalam Produksi Hidrogen untuk Aplikasi Fuel Cell guna mengatasi permasalahan di laboratorium tersebut.

Baca juga: Kisah Fiqey, Mahasiswa ITS yang Raih Prestasi di 4 Kompetisi Kemendikbudristek

Riset yang dilakukan di Laboratorium Material Fungsional Maju ITS ini meneliti efek dari pre-treatment aluminium menggunakan asam klorida dan natrium molybdate terhadap laju produksi hidrogen.

Dalam prosesnya, reaksi hidrolisis yang terjadi pada aluminium menghasilkan gas hidrogen. Kemudian gas tersebut diuraikan menjadi energi listrik menggunakan alat bernama Proton-exchange Membrane (PEM) fuel cells.

Mahasiswa yang akrab dipanggil Kiba ini mengatakan, tahap pre-treatment tersebut berguna untuk mendapatkan logam aluminium yang bersih dari kotoran. Dengan pre-treatment selama 60 detik, diketahui 0,5 gram kaleng aluminium dapat menghasilkan daya listrik sebesar 233,93 miliwatt.

Daya listrik tersebut jauh lebih besar daripada kaleng aluminium tanpa melalui tahap pre-treatment, yang hanya menghasilkan 29,78 miliwatt.

Dengan didampingi oleh dosen pembimbing dari Departemen Teknik Fisika ITS Dr Ing Doty Dewi Risanti ST MT, tim ini berhasil menyalakan lampu kecil selama 40 menit dengan menggunakan 4 gram kaleng aluminium.

Kiba menyimpulkan bahwa riset ini berpotensi menjadi sumber energi terbarukan di masa mendatang. Hal ini tentu saja dengan pengolahan yang lebih baik dan bebas dari bahan kimia berbahaya.

Dari riset yang dilakukan, tim PKM-RE ITS ini juga telah berhasil menjuarai ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-36 yang diselenggarakan pada November 2024 lalu.

Mereka berhasil membawa pulang dua medali sekaligus, yaitu medali perak untuk kategori poster dan medali perunggu untuk kategori presentasi. Keberhasilan ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi tim, karena berhasil mengharumkan nama almamater di kancah nasional.

Riset yang dilakukan oleh tim PKM-RE ITS ini merupakan salah satu contoh inovasi yang dapat dimanfaatkan untuk mengurangi limbah. Tidak hanya itu, inovasi ini juga mengembangkan sumber energi terbarukan. Terobosan ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan lingkungan dan energi di Indonesia.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
Kemendiktisaintek Luncurkan...
Kemendiktisaintek Luncurkan Program Bestari Saintek 2026, Danai 122 Tim Riset
Mahasiswa UNEJ Buktikan...
Mahasiswa UNEJ Buktikan Reaktor Nuklir Bisa Dimanfaatkan untuk Terapi Kanker
Sebaran Riset 2025 IPB...
Sebaran Riset 2025 IPB University: Pangan 43,5%, Kesehatan dan Rekayasa Keteknikan 16,8%
UIN Sunan Kalijaga Jadi...
UIN Sunan Kalijaga Jadi PTKI Paling Produktif Riset Internasional 2025 Versi SciVal
TIN 2025: Membangun...
TIN 2025: Membangun Manusia Indonesia, Bukan Sekadar Angka Akademik
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Rekomendasi
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Berita Terkini
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Infografis
Mampu Bersaing dengan...
Mampu Bersaing dengan AS, 9 Negara yang Antre Jadi Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved