Menjadi Manusia Paket Komplit dengan Grooming, Ini Penjelasannya!
Minggu, 28 Januari 2024 - 17:55 WIB
loading...
A
A
A
“Saat ini kita tidak hanya dituntut untuk memiliki mindset yang kuat, tetapi juga penerimaan diri dari orang sekitar. Jadi kita tidak hanya apa yang ada dalam diri kita tetapi juga menempatkan diri. Bukan karena pakaian yang mahal dan berlebihan tapi yang pas dan sesuai. Ini pernah populer di zamannya Mien Uno. Lalu waktu berjalan, dan terjadi kekosongan, dan masyarakat sering abai dan lupa,” katanya.
Prof. Rhenald juga berharap, School of Grooming bisa menjadikan manusia bisa bermanfaat bagi orang lain serta mudah diterima dan lebih tangkas dalam melakukan pekerjaan kita masing-masing.Harapannya, bisa menjadikan keadaan lebih baik, “ ucapnya.
Hal senada juga dikatakan Menteri Budi Karya Sumadi. Ia sangat mengapresiasi kehadiran School of Grooming di tengah-tengah masyarakat dan bahkan menjadi keharusan.
“Pak Presiden selalu mengatakan bahwa SDM itu adalah modal yang harus kita kapitalisasi dan improve. Jadi ini menjadi penting sekali, karena ada sekolah formal, tapi sekolah formal kadang mengajarkan kepandaian saja, tetapi tidak pandai dalam hal-hal yang lain yang bahkan grooming sangat penting sekali," kata Budi.
Kehadiran program ini, ucap Budi memberikan kesegaran pola pikir bagi anak-anak muda di Indonesia. Menurutnya tema-tema yang ditawarkan sangat substansial dan penting bagi anak-anak muda, yang tengah meniti berkarier. Ia menegaskan program seperti ini mampu mindset menjadi positif.
"Oleh karenanya, ini saya sangat apresiasi dan Insyaallah ini bisa memberikan katakanlah langkah-langkah tertentu yang tidak formal yang dilakukan pemerintah, dan ini menjadi satu kekuatan sendiri, dan bisa jadi menjadi semacam contoh bagi masyarakat," tuturnya.
Manusia Paket Komplit
Lebih lanjut Yulie menyatakan, ilmu grooming mengajak untuk menjadi manusia paket komplit 3B yaitu brain, beauty, behavior yang ketiganya harus dimiliki dan harus sejajar berjalan.
Itulah sebabnya, ia sangat berkeinginan untuk mendampingi masyarakat Indonesia untuk tumbuh bersama agar dapat mencapai taraf hidup yang diinginkan.
Prof. Rhenald juga berharap, School of Grooming bisa menjadikan manusia bisa bermanfaat bagi orang lain serta mudah diterima dan lebih tangkas dalam melakukan pekerjaan kita masing-masing.Harapannya, bisa menjadikan keadaan lebih baik, “ ucapnya.
Hal senada juga dikatakan Menteri Budi Karya Sumadi. Ia sangat mengapresiasi kehadiran School of Grooming di tengah-tengah masyarakat dan bahkan menjadi keharusan.
“Pak Presiden selalu mengatakan bahwa SDM itu adalah modal yang harus kita kapitalisasi dan improve. Jadi ini menjadi penting sekali, karena ada sekolah formal, tapi sekolah formal kadang mengajarkan kepandaian saja, tetapi tidak pandai dalam hal-hal yang lain yang bahkan grooming sangat penting sekali," kata Budi.
Kehadiran program ini, ucap Budi memberikan kesegaran pola pikir bagi anak-anak muda di Indonesia. Menurutnya tema-tema yang ditawarkan sangat substansial dan penting bagi anak-anak muda, yang tengah meniti berkarier. Ia menegaskan program seperti ini mampu mindset menjadi positif.
"Oleh karenanya, ini saya sangat apresiasi dan Insyaallah ini bisa memberikan katakanlah langkah-langkah tertentu yang tidak formal yang dilakukan pemerintah, dan ini menjadi satu kekuatan sendiri, dan bisa jadi menjadi semacam contoh bagi masyarakat," tuturnya.
Manusia Paket Komplit
Lebih lanjut Yulie menyatakan, ilmu grooming mengajak untuk menjadi manusia paket komplit 3B yaitu brain, beauty, behavior yang ketiganya harus dimiliki dan harus sejajar berjalan.
Itulah sebabnya, ia sangat berkeinginan untuk mendampingi masyarakat Indonesia untuk tumbuh bersama agar dapat mencapai taraf hidup yang diinginkan.
Lihat Juga :