Canggih, Unair Buat Charging Station untuk Kendaraan Listrik

Rabu, 06 Maret 2024 - 11:31 WIB
loading...
Canggih, Unair Buat...
Charging station kendaraan listrik inovasi Unair, Bangga EVCS dipamerkan di Business Matching 2024. Foto/Neneng Zubaidah.
A A A
DENPASAR - Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan charging station untuk kendaraan listrik . Inovasi untuk mendukung ekosistem energi bersih dan berkelanjutan ini dinamakan Bangga EVCS.

Bangga EVCS atau Barata-Airlangga Electric Vehicle Charging Station adalah produk dari hasil pengembangan dari kerja sama antara Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Unair dengan PT Barata Indonesia dengan skema Matching Fund 2023.

Perwakilan tim, Samuel, mahasiswa jurusan Teknik Elektro Universitas Airlangga (Unair) menjelaskan, charging station ini dapat digunakan untuk kendaraan listrik jenis AC.

Baca juga: Tulibot, Kacamata Pintar Mahasiswa PENS untuk Disabilitas Rungu

Saat ini Bangga EVCS sudah dipakai di kampus Unair sebagai pengisi daya kendaraan listrik yang dibawa para dosen dan mahasiswa secara gratis.

Alat pengisi daya hasil buatan mahasiswa Unair ini memiliki banyak fitur. Seperti fitur tracking location charging station, lalu detail informasi charging station, scan QR code verifikasi, riwayat pengisian daya, Bluetooth, dan monitoring status. Melalui fitur-fitur tersebut, pengguna akan lebih mudah memahami dan memantau penggunaan charging station Bangga.

"Kami kembangkan aplikasi sehingga charging station ini untuk bisa dibeli atau disewakan kembali. Jadi siapa saja bisa berkontribusi dengan Bangga EVCS ini," katanya saat ditemui di pameran Business Matching Produk Dalam Negeri 2024 di Denpasar, Bali, Rabu (6/3/2024).

Baca juga: Inovasi Perguruan Tinggi dan Vokasi untuk Mendukung Kemandirian Produk Dalam Negeri

Alat pengisi daya ini cocok digunakan untuk industri karena dilengkapi dengan mobile application yang memudahkan pengguna dalam melakukan transaksi energi, juga mengetahui status dan lokasi charging station terdekat.

Sebagai inovasi perguruan tinggi, alat pengisi daya ini memiliki sejumlah keunggulan. Samuel menjelaskan, alat pengisi daya ini memiliki tingkat kandungan dalam negeri lebih dari 40 persen.

Canggih, Unair Buat Charging Station untuk Kendaraan Listrik


Kemudian teknologi yang dimiliki dalam negeri atau salah satu karya anak bangsa yang patut dibanggakan. Lalu ada technical support dan spare part yang sudah tersedia di pasar Indonesia dan kemudahan akses dan jaminan keamanan transaksi.

Samuel menjelaskan, alat pengisi daya kendaraan listrik ini digarap oleh mahasiswa Unair lintas jurusan. Ada yang dari jurusan Teknik Elektro, Teknik Industri, hingga Teknologi Sains Data.

Ide awal pembuatan alat pengisi daya ini dimulai dari tantangan dosen kepada mahasiswa FTTM yang melihat ada ceruk pasar alat pengisi daya kendaraan listrik buatan lokal.

"Awalnya di semester 3 kami ditantang dosen kami untuk membuat charging station. Lalu kami buat prototipenya kemudian kami kembangkan lebih lanjut bersama PT Barata untuk bisa dipasarkan ke masyarakat," ujarnya.

Dia mengatakan, saat ini tim sedang proses pitching atau mencari investor-investor untuk bisa mengembangkan dan ekspansi produk lebih lanjut.

Dia berharap, alat pengisi daya kendaraan listrik ini bisa berkembang lebih baik lagi sehingga bisa bersaing dengan produk buatan luar negeri lainnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Kedokteran Jadi Jurusan...
Kedokteran Jadi Jurusan Paling Ketat di Unair Jalur SNBT 2026, Berapa Nilai Reratanya?
FK Unair Kolaborasi...
FK Unair Kolaborasi dengan Adelaide University, Soroti Sistem Kesehatan Kebidanan Indonesia
10 Universitas dengan...
10 Universitas dengan Permohonan Paten Terbanyak, Unair Ungguli UGM dan ITB
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Rekomendasi
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Berita Terkini
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved