Solo Gelar Sekolah Tatap Muka pada November, Ganjar: Simulasi Dulu!
Rabu, 19 Agustus 2020 - 15:06 WIB
loading...
Gubernur Ganjar Pranowo menerima Wali Kota Surakarta, Sekda beserta Kepala OPD yang melakukan konsultasi pengelolaan aset, Rabu (19/8). Foto/Dok Humas Pemprov Jateng
A
A
A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendukung rencana Pemkot Solo menggelar sekolah tatap muka pada akhir November tahun ini. Meski memberikan dukungan, namun Ganjar mewanti-wanti agar Pemkot Solo tidak seperti Kabupaten Brebes.
Hal itu disampaikan Ganjar secara langsung ketika Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo silaturahmi ke Pemprov Jateng, Rabu (19/8/2020). (Baca juga: Guru Terpapar, Sekolah Tatap Muka di Surabaya Masih Diragukan )
"Saya mendukung, namun minta dilakukan simulasi dulu. Pastikan orang tua juga tahu persis. Simulasi tidak hanya di sekolah, tapi mulai dari berangkat, proses belajar mengajar hingga pulang semuanya aman. Kalau tidak dapat memastikan itu, dan kalau ada yang keberatan, maka jangan dulu," tegas Ganjar.
Dia mewanti-wanti agar Solo tidak melakukan hal yang dilakukan Pemkab Brebes dalam rencana ini. Dimana sebelumnya, Brebes melakukan uji coba secara serentak, dan dinilai cukup membahayakan.
"Saya telpon Bupati Brebes, dia bilang itu uji coba. Tapi karena serentak, saya minta langsung dievaluasi. Karena keserentakan ini, saya khawatir membahayakan. Maka saya harap Solo benar-benar siap untuk hal ini," pungkasnya. (Baca juga: Lolos Verifikasi, 71 Sekolah Tingkat Atas di Jabar Mulai KBM Tatap Muka )
Hal itu disampaikan Ganjar secara langsung ketika Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo silaturahmi ke Pemprov Jateng, Rabu (19/8/2020). (Baca juga: Guru Terpapar, Sekolah Tatap Muka di Surabaya Masih Diragukan )
"Saya mendukung, namun minta dilakukan simulasi dulu. Pastikan orang tua juga tahu persis. Simulasi tidak hanya di sekolah, tapi mulai dari berangkat, proses belajar mengajar hingga pulang semuanya aman. Kalau tidak dapat memastikan itu, dan kalau ada yang keberatan, maka jangan dulu," tegas Ganjar.
Dia mewanti-wanti agar Solo tidak melakukan hal yang dilakukan Pemkab Brebes dalam rencana ini. Dimana sebelumnya, Brebes melakukan uji coba secara serentak, dan dinilai cukup membahayakan.
"Saya telpon Bupati Brebes, dia bilang itu uji coba. Tapi karena serentak, saya minta langsung dievaluasi. Karena keserentakan ini, saya khawatir membahayakan. Maka saya harap Solo benar-benar siap untuk hal ini," pungkasnya. (Baca juga: Lolos Verifikasi, 71 Sekolah Tingkat Atas di Jabar Mulai KBM Tatap Muka )
Lihat Juga :