Cerita SMK PIKA Buat Kursi untuk Paus Fransiskus dalam Kunjungan ke Indonesia
Rabu, 23 Oktober 2024 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Bercerita mengenai sekolahnya, Marsono mengatakan, lulusan SMK PIKA memiliki prospek kerja yang cerah, dengan 100% siswa terserap di berbagai perusahaan di dalam maupun luar negeri. Banyak di antara mereka yang kemudian menjadi pengusaha mandiri setelah beberapa tahun bekerja.
Penghargaan besar ini menjadi bukti kualitas pendidikan di SMK PIKA dan menjadi kebanggaan bagi seluruh siswa dan staf. "Ini adalah persembahan kami untuk Paus Fransiskus dan juga bukti nyata bahwa anak-anak muda Indonesia mampu berkarya di tingkat internasional," tutupnya.
SMK Pika Semarang menjadi salah satu sekolah vokasi yang tampil di Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 beberapa waktu lalu. Kemendikbudristek menyediakan stan khusus vokasi agar dapat membuka peluang kerja sama baik sisi riset maupun produksi.
Stan Kemendikbudristek menampilkan karya unggulan dari berbagai institusi pendidikan vokasi di Indonesia yang siap bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Terdapat 10 satuan pendidikan vokasi yang menampilkan karya inovasinya, yaitu Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Politeknik Negeri Batam, Politeknik Negeri Semarang, ATMI Surakarta, Sekolah Vokasi UGM, Politeknik ASTRA, SMK PIKA Semarang, SMK Samudera Nusantara Cirebon, dan SMKN 2 Salatiga.
Salah satu produk inovasi yang menarik perhatian adalah sportbike listrik dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Bermitra dengan industri, yaitu PT Cipta Raya Teknovasi, inovasi sportbike ramah lingkungan ini memiliki performa tinggi dan kecepatan maksimal.
“Motor ini dirancang untuk pengguna motor sport dengan tenaga 10KW dan tegangan 96V. Karena menggunakan teknologi listrik sehingga hemat bahan bakar,” jelas Rahardhita Widyatra Sudibyo selaku dosen Program Studi Teknik Telekomunikasi
Penghargaan besar ini menjadi bukti kualitas pendidikan di SMK PIKA dan menjadi kebanggaan bagi seluruh siswa dan staf. "Ini adalah persembahan kami untuk Paus Fransiskus dan juga bukti nyata bahwa anak-anak muda Indonesia mampu berkarya di tingkat internasional," tutupnya.
SMK Pika Semarang menjadi salah satu sekolah vokasi yang tampil di Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 beberapa waktu lalu. Kemendikbudristek menyediakan stan khusus vokasi agar dapat membuka peluang kerja sama baik sisi riset maupun produksi.
Stan Kemendikbudristek menampilkan karya unggulan dari berbagai institusi pendidikan vokasi di Indonesia yang siap bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Terdapat 10 satuan pendidikan vokasi yang menampilkan karya inovasinya, yaitu Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Politeknik Negeri Batam, Politeknik Negeri Semarang, ATMI Surakarta, Sekolah Vokasi UGM, Politeknik ASTRA, SMK PIKA Semarang, SMK Samudera Nusantara Cirebon, dan SMKN 2 Salatiga.
Salah satu produk inovasi yang menarik perhatian adalah sportbike listrik dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Bermitra dengan industri, yaitu PT Cipta Raya Teknovasi, inovasi sportbike ramah lingkungan ini memiliki performa tinggi dan kecepatan maksimal.
“Motor ini dirancang untuk pengguna motor sport dengan tenaga 10KW dan tegangan 96V. Karena menggunakan teknologi listrik sehingga hemat bahan bakar,” jelas Rahardhita Widyatra Sudibyo selaku dosen Program Studi Teknik Telekomunikasi
(nnz)
Lihat Juga :