Penguatan Karakter Vital untuk Ekosistem Pendidikan

Rabu, 02 September 2020 - 06:13 WIB
loading...
A A A
Dalam hal menyadarkan, Hendarman menjelaskan, guru atau siswa dapat menunjukkan keteladanan dengan menunjukkan bagaimana seharusnya sampah itu di buang yaitu ke tempat sampah yang tersedia. Hal ini bisa memerlukan waktu berulang, sehingga akhirnya anak mengetahui atau memahami bagaimana seharusnya sampah diperlakukan. (Baca juga: Hamas Sebut kesepakatan UEA-Israel Memalukan)

Dengan mengetahui akibat-akibat yang tidak baik akibat keteledoran membuang sampah maka anak menjadi terbiasa dan melakukan kebiasaaan sesuai dengan prosedur. Setelah hal itu anak tersebut diharapkan dapat menularkan kebiasaan baik kepada teman- temannya dan mengajak yang lain berbuat yang sama.

Hendarman mengingatkan, bahwa tugas untuk mengenalkan nilai-nilai Pancasila dalam rangka penguatan karakter adalah tanggung jawab semua pihak. “Menjadi tanggung jawab dari pihak-pihak pemangku kepentingan pendidikan. Dalam hal ini maka termasuk siswa atau mahasiswa sendiri. Tidak harus dijadikan obyek tetapi mereka juga harus mengambil peran dan diberikan peran. Seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dan memberikan pengaruh dan dukungannya,” jelasnya.

Sementara itu, pada masa pandemi kegiatan untuk menanamkan nilai nilai-nilai cinta Tanah Air dan nasionalisme terus dilakukan. Salah satunya menggelar nonton bareng (nobar) film animasi ‘Battle of Surabaya’ secara virtual, Minggu (16/8/2020) lalu. Acara ini dihelat dalam rangka memeringati Hari Kemerdekaan yang ke-75 serta Hari Pramuka. Tujuan diadakannya nobar secara virtual ini untuk menumbuhkan sikap mental tangguh seperti disiplin, berani, loyal, dan bertanggungjawab; menumbuhkan rasa nasionalisme pada generasi muda; menghargai jasa para pahlawan bangsa, serta memahami makna dan arti kemerdekaan Republik Indonesia,” papar Hendarman dalam sambutannya saat itu di Jakarta.

Hendarman mengatakan, semula peserta disediakan kuota sebanyak 3.000 orang. Namun melihat antusiasme pendaftaran, maka kegiatan tersebut dapat di ikuti oleh 4.000 pelajar dari 34 Provinsi di Indonesia. Semua bisa belajar menjadi manusia Indonesia yang memiliki karakter perjuangan dari film Battle of Surabaya. “Tidak boleh takut dan pantang menyerah, harus berani demi kebenaran dalam memperjuangkan harga diri bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Dalam kondisi pandemi dimana pelajar harus bersekolah secara online, Hendarman, juga menjelaskan Puspeka juga kerap menggelar webinar demi mendukung sistem pendidikan sekarang ini, seperti webinar ‘Sinergi Pembelajaran Kondisi Khusus’, 15 Agustus lalu.

Penyelenggaraan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan seluruh pemangku kepentingan menerapkan kebijakan kurikulum kondisi khusus dan mengoptimalkan sinergi ekosistem pendidikan sesuai kebijakan pembelajaran pada kondisi khusus. (Baca juga: Begini Suasana Hari Pertama Pembatasan Aktivitas Warga Depok)

Hendarman menjelaskan sinergi pembelajaran kondisi khusus harus melibatkan Dinas Pendidikan, sekolah, Forum KKG (Kelompok Kerja Guru) dan tentunya orang tua peserta didik. Satu hal yang menarik dan efektif pada webinar ini adalah, para orang tua yang mengikuti acara tersebut bisa langsung mempraktikan secara langsung apa yang dipaparkan narasumber. Seperti pada webinar sebelumnya, diskusi ‘Sinergi Pembelajaran Kondisi Khusus’ juga menggelar kompetisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Wamen Stella dan Pramono...
Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional
Hardiknas 2026, Mendikdasmen...
Hardiknas 2026, Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru di Seluruh Indonesia
Tema dan Logo Hardiknas...
Tema dan Logo Hardiknas 2026 Lengkap dengan Makna dan Link Unduhan Resmi
Kemendikdasmen Resmikan...
Kemendikdasmen Resmikan PJJ Pendidikan Menengah, Sasar 3.500 Anak Tidak Sekolah
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Sengketa Satuan Pendidikan...
Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
Rekomendasi
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Berita Terkini
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
Lengkap! Daftar SD dan...
Lengkap! Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di Kota Tangerang untuk SPMB 2026
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Daftar SD dan SMP Swasta...
Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di SPMB Kota Semarang 2026, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Masih Dibuka hingga 11 Juni, Simak Jadwal Lengkapnya
SMUP Unpad 2026 Digelar...
SMUP Unpad 2026 Digelar Hari Ini, Cek Ketentuan yang Harus Dipatuhi
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved