Untar Kukuhkan Guru Besar Bidang Manajemen, Bahas Fenomena Konten Digital
Sabtu, 01 November 2025 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
Prof. Keni mengidentifikasi tiga faktor utama yang membentuk perilaku masyarakat dalam memilih dan menonton konten digital, yaitu sikap (attitude), norma subjektif (subjective norm), dan kualitas konten yang dipersepsikan (perceived content quality). Ketiga faktor tersebut, yang berakar pada teori perilaku terencana, berperan penting dalam menjelaskan keputusan individu ketika berinteraksi dengan konten di berbagai platform digital seperti YouTube, TikTok, dan Instagram.
Ia juga menekankan pentingnya literasi digital dan tanggung jawab sosial bagi seluruh pengguna internet agar ekosistem digital tetap sehat dan produktif. Para kreator konten, lanjutnya, perlu menjaga tanggung jawab moral dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai, kualitas, serta relevansi dengan bidang keahlian masing-masing. “Kredibilitas kreator menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan publik,” tegasnya.
Rektor Untar, Prof. Dr. Amad Sudiro, menyampaikan apresiasi atas pencapaian Prof. Keni. “Satu tahun saya menjabat sebagai rektor, Prof. Keni menjadi guru besar pertama yang dikukuhkan. Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan prestasi akademik, tetapi juga dedikasi terhadap pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Selaras dengan hal itu, Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara, Prof. Dr. Ariawan Gunadi menambahkan bahwa langkah dan pemikiran Prof. Keni diharapkan dapat menjadi inspirasi, tidak hanya di lingkungan Untar tetapi juga bagi masyarakat luas. “Kehadiran beliau sebagai guru besar turut memperkuat sumber daya di ranah ekonomi dan bisnis,” ujarnya.
Pengukuhan Prof. Keni dilakukan langsung oleh Rektor Untar dengan penyematan kalung emas sebagai simbol jabatan guru besar.
Ia juga menekankan pentingnya literasi digital dan tanggung jawab sosial bagi seluruh pengguna internet agar ekosistem digital tetap sehat dan produktif. Para kreator konten, lanjutnya, perlu menjaga tanggung jawab moral dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai, kualitas, serta relevansi dengan bidang keahlian masing-masing. “Kredibilitas kreator menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan publik,” tegasnya.
Rektor Untar, Prof. Dr. Amad Sudiro, menyampaikan apresiasi atas pencapaian Prof. Keni. “Satu tahun saya menjabat sebagai rektor, Prof. Keni menjadi guru besar pertama yang dikukuhkan. Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan prestasi akademik, tetapi juga dedikasi terhadap pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Selaras dengan hal itu, Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara, Prof. Dr. Ariawan Gunadi menambahkan bahwa langkah dan pemikiran Prof. Keni diharapkan dapat menjadi inspirasi, tidak hanya di lingkungan Untar tetapi juga bagi masyarakat luas. “Kehadiran beliau sebagai guru besar turut memperkuat sumber daya di ranah ekonomi dan bisnis,” ujarnya.
Pengukuhan Prof. Keni dilakukan langsung oleh Rektor Untar dengan penyematan kalung emas sebagai simbol jabatan guru besar.
(nnz)
Lihat Juga :