Kasus Grup Chat FHUI Ungkap Bahaya Normalisasi Candaan Seksual di Ruang Digital

Rabu, 15 April 2026 - 08:55 WIB
loading...
A A A
Prof. Budi mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah faktor yang memicu terjadinya kasus serupa. Ia menyebut normalisasi budaya candaan seksual, tekanan kelompok atau peer group, serta minimnya edukasi mengenai consent sebagai faktor utama.

Selain itu, ia menilai efek ruang digital yang menciptakan anonimitas dan jarak interaksi turut menurunkan empati dan simpati sosial dari pelaku.



Ia juga menekankan bahwa lemahnya pola asuh dalam keluarga serta bias gender yang tidak dikoreksi sejak dini menjadi akar persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Karena itu, menurutnya, keluarga perlu memperbaiki pola pengasuhan dan menanamkan nilai-nilai etika sejak dini agar anak tidak terjerumus pada perilaku menyimpang.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Budi menegaskan bahwa pelecehan seksual tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun, termasuk di ruang digital. Ia mengingatkan bahwa candaan yang merendahkan atau mengobjektifikasi bukanlah hal sepele.

Ia juga menilai bahwa setiap individu dan keluarga memiliki tanggung jawab untuk menciptakan ruang yang aman dan saling menghormati. Menurutnya, sikap diam atau pembiaran hanya akan memperkuat budaya dan perilaku yang menyimpang.

Prof. Budi mendorong institusi pendidikan untuk menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap kekerasan seksual. Ia juga menekankan pentingnya mengaktifkan unit penanganan kasus secara transparan dan akuntabel, serta memberikan edukasi wajib terkait consent dan etika digital kepada peserta didik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UI Jatuhkan Sanksi Kasus...
UI Jatuhkan Sanksi Kasus KSBE di Fakultas Hukum, 15 Terlapor Terbukti Melanggar
Dugaan Kekerasan Seksual...
Dugaan Kekerasan Seksual di FHUI, Kemendiktisaintek Tegaskan Pemeriksaan Masih Berjalan
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan ITSafe, Peta Digital Area Rawan Pelecehan dan Catcalling
Mendiktisaintek Ingatkan...
Mendiktisaintek Ingatkan Perguruan Tinggi Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus
Kasus Dugaan Pelecehan...
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Grup Chat Mahasiswa FHUI Masuk Tahap Verifikasi Bukti
Meutya Hafid: Larangan...
Meutya Hafid: Larangan Bawa Gawai ke Sekolah Dukung Implementasi PP Tunas
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Rekomendasi
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Infografis
Jurusan Kuliah yang...
Jurusan Kuliah yang Berpeluang Cepat Dapat Kerja di Era Digital
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved