Kemendikdasmen Jelaskan Mekanisme Cetak Sertifikat TKA, Bisa Diverifikasi Online
Jum'at, 01 Mei 2026 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
“Apakah tanggal 26 Mei murid akan bisa tahu hasil TKA-nya? Bisa, sangat mungkin bisa. Jadi itu tidak ada kendala,” katanya.
Rahmawati menjelaskan penerbitan SHTKA bergantung pada proses verifikasi yang dilakukan pihak sekolah. Sertifikat baru dapat dihasilkan sistem setelah kepala sekolah menyelesaikan administrasi dan menandatangani surat pertanggungjawaban mutlak yang tersedia di sistem.
“Sepanjang sekolah atau kepala sekolah sudah menandatangani surat pertanggungjawaban mutlak yang ada di sistem, maka pada saat itulah SHTKA bisa di-generate oleh sistem, kemudian nanti akan di-print oleh sekolah dan dibagikan ke masing-masing murid,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya ketelitian sekolah sejak proses pendaftaran TKA berlangsung. Menurutnya, data seperti nama, tanggal lahir, hingga tempat lahir siswa harus dipastikan benar sejak awal agar proses penerbitan sertifikat berjalan lebih cepat.
“Kalau sejak pendaftaran TKA sudah dicermati namanya, tanggal lahirnya, tempat lahirnya, nanti tidak terlalu lama yang harus diverifikasi pada saat mau mencetak SHTKA,” ujarnya.
Meski demikian, Rahmawati mengakui masih ada beberapa kasus yang membutuhkan verifikasi ulang sebelum sertifikat diterbitkan.
“Terkadang setelah mau dimunculkan SHTKA-nya, ternyata masih harus ada yang diverifikasi ulang,” tambahnya.
Rahmawati menjelaskan penerbitan SHTKA bergantung pada proses verifikasi yang dilakukan pihak sekolah. Sertifikat baru dapat dihasilkan sistem setelah kepala sekolah menyelesaikan administrasi dan menandatangani surat pertanggungjawaban mutlak yang tersedia di sistem.
“Sepanjang sekolah atau kepala sekolah sudah menandatangani surat pertanggungjawaban mutlak yang ada di sistem, maka pada saat itulah SHTKA bisa di-generate oleh sistem, kemudian nanti akan di-print oleh sekolah dan dibagikan ke masing-masing murid,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya ketelitian sekolah sejak proses pendaftaran TKA berlangsung. Menurutnya, data seperti nama, tanggal lahir, hingga tempat lahir siswa harus dipastikan benar sejak awal agar proses penerbitan sertifikat berjalan lebih cepat.
“Kalau sejak pendaftaran TKA sudah dicermati namanya, tanggal lahirnya, tempat lahirnya, nanti tidak terlalu lama yang harus diverifikasi pada saat mau mencetak SHTKA,” ujarnya.
Meski demikian, Rahmawati mengakui masih ada beberapa kasus yang membutuhkan verifikasi ulang sebelum sertifikat diterbitkan.
“Terkadang setelah mau dimunculkan SHTKA-nya, ternyata masih harus ada yang diverifikasi ulang,” tambahnya.
Lihat Juga :