Kemenkominfo Turut Dukung Pendidikan di Era Digital
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 22:22 WIB
loading...
A
A
A
Dia menuturkan, kuota beasiswa DTS untuk berbagai kategori tahun ini disediakan untuk 50.000 orang. Sementara untuk tahun depan jumlahnya mengalami kenaikan untuk 60.000 orang. Kemenkominfo juga menyediakan workshop pembuatan konten positif maupun juga menerima mahasiswa magang. Selain beasiswa Kemenkominfo juga menyediakan pelatihan bagi guru untuk mempelajari koding atau pemrograman dan ilmu lainnya.
Dia mengatakan, Kemenkominfo juga memiliki program Digital Parenting untuk mendidik orang tua sehingga bisa melakukan pendampingan yang baik kepada anak yang saat ini sedang belajar daring. Pelatihan kepada orangtua ini penting agar orangtua bisa tetap memantau anak dalam berselancar di dunia maya.
Rosarita menerangkan, untuk menghadapi perubahan teknologi dan perubahan masyarakat yang kian cepat maka pendidikan karakter sangat penting. "Pendidikan karakter itu betul-betul sangat penting. Terfokus pada kekuatan manusia yakni etika dan moral ini sangat penting sekali," tutur Rosarita. (Baca juga: Bantuan Kuota Data Kemendikbud Kembali Cair, Alhamdulillah PJJ Lancar )
Selain itu, jelasnya, memanfaatkan google untuk mencari sesuatu informasi memang berguna. Namun masyarakat juga harus bisa memilih dan memilah konten. Sebab tidak semua konten yang beredar di internet itu baik melainkan banyak juga yang negatif dan memutarbalikkan fakta.
Ketua PGRI DKI Jakarta Adi Dasmin mengatakan, memang belum semua guru melek teknologi. Namun para guru di era saat ini harus berusaha beradaptasi dalam menghadapi perubahan teknologi yang datang tanpa prediksi. Gelombang perubahan teknologi inipun berdampak kepada siswa yang saat ini begitu mencintai gawainya untuk melakukan sesuatu.
Dia mengatakan, Kemenkominfo juga memiliki program Digital Parenting untuk mendidik orang tua sehingga bisa melakukan pendampingan yang baik kepada anak yang saat ini sedang belajar daring. Pelatihan kepada orangtua ini penting agar orangtua bisa tetap memantau anak dalam berselancar di dunia maya.
Rosarita menerangkan, untuk menghadapi perubahan teknologi dan perubahan masyarakat yang kian cepat maka pendidikan karakter sangat penting. "Pendidikan karakter itu betul-betul sangat penting. Terfokus pada kekuatan manusia yakni etika dan moral ini sangat penting sekali," tutur Rosarita. (Baca juga: Bantuan Kuota Data Kemendikbud Kembali Cair, Alhamdulillah PJJ Lancar )
Selain itu, jelasnya, memanfaatkan google untuk mencari sesuatu informasi memang berguna. Namun masyarakat juga harus bisa memilih dan memilah konten. Sebab tidak semua konten yang beredar di internet itu baik melainkan banyak juga yang negatif dan memutarbalikkan fakta.
Ketua PGRI DKI Jakarta Adi Dasmin mengatakan, memang belum semua guru melek teknologi. Namun para guru di era saat ini harus berusaha beradaptasi dalam menghadapi perubahan teknologi yang datang tanpa prediksi. Gelombang perubahan teknologi inipun berdampak kepada siswa yang saat ini begitu mencintai gawainya untuk melakukan sesuatu.
Lihat Juga :