Jadi Juara, Karya Mahasiswi DKV UPH Hiasi ‘Hidung’ Garuda Indonesia
Rabu, 04 November 2020 - 11:22 WIB
loading...
A
A
A
Mahasiswa UPH ini mengaku memilih batik dengan alasan ingin melestarikan budaya Indonesia. Khususnya Batik Parang yang memiliki arti pantang menyerah. Sama seperti Garuda Indonesia yang akan terus terbang tinggi layaknya semangat yang terus berkobar meskipun dalam pandemi.
"Warna yang dipilih menyesuaikan dengan filosofi warna Garuda Indonesia yaitu warna biru yang memberikan kesan rasa aman dan percaya diri. Typeface (rancangan karakter atau desain huruf) yang digunakan ingin menunjukan sisi yang fun, kekinian, dan playful,” papar Helena.
Menurut Helena, tantangan terbesar dari kompetisi ini yaitu ketika ia harus menyelaraskan konsep desainnya dengan tujuan dan komitmen dari Garuda Airlines. Kemudian bagaimana ia harus menyesuaikan desain maskernya di bagian ‘hidung’ pesawat dengan mempertimbangkan sisi estetika. (Baca juga: Tel-U Masuk Universitas Swasta Terbaik di Indonesia versi THE )
Ditambah lagi, kompetisi yang terbuka untuk umum ini, membuat Helena harus bersaing dengan peserta dari seluruh Indonesia yang memiliki beragam latar belakang dan kreativitas yang sama-sama baik.
Guna mewujudkan desain yang tepat dan sesuai dengan komitmen Garuda Indonesia, Helena menerapkan pengalaman dan ilmu yang sudah ia dapatkan di DKV UPH. Menurutnya, selama ini DKV UPH selalu memberinya kesempatan juga dorongan untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan bereksplorasi dalam mendesain, yang berguna dalam kompetisi ini. Helena juga menerapkan konsep-konsep dasar desain serta form content dan context yang sudah ia pelajari di DKV UPH.
"Warna yang dipilih menyesuaikan dengan filosofi warna Garuda Indonesia yaitu warna biru yang memberikan kesan rasa aman dan percaya diri. Typeface (rancangan karakter atau desain huruf) yang digunakan ingin menunjukan sisi yang fun, kekinian, dan playful,” papar Helena.
Menurut Helena, tantangan terbesar dari kompetisi ini yaitu ketika ia harus menyelaraskan konsep desainnya dengan tujuan dan komitmen dari Garuda Airlines. Kemudian bagaimana ia harus menyesuaikan desain maskernya di bagian ‘hidung’ pesawat dengan mempertimbangkan sisi estetika. (Baca juga: Tel-U Masuk Universitas Swasta Terbaik di Indonesia versi THE )
Ditambah lagi, kompetisi yang terbuka untuk umum ini, membuat Helena harus bersaing dengan peserta dari seluruh Indonesia yang memiliki beragam latar belakang dan kreativitas yang sama-sama baik.
Guna mewujudkan desain yang tepat dan sesuai dengan komitmen Garuda Indonesia, Helena menerapkan pengalaman dan ilmu yang sudah ia dapatkan di DKV UPH. Menurutnya, selama ini DKV UPH selalu memberinya kesempatan juga dorongan untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan bereksplorasi dalam mendesain, yang berguna dalam kompetisi ini. Helena juga menerapkan konsep-konsep dasar desain serta form content dan context yang sudah ia pelajari di DKV UPH.
Lihat Juga :