SMA Pradita Dirgantara Bahas Penelitian Bidang Kelautan dan Oseanografi
Minggu, 15 November 2020 - 19:08 WIB
loading...
A
A
A
Ada empat bidang utama Oseanografi, yakni Oseanografi Geologi, Oseanografi Fisika, Oseanografi Kimia, dan Oseanografi Biologi. Masing-masing bidang Oseanografi tersebut mempelajari bidang kelautan yang berbeda seperti topografi laut (Geologi), sifat fisik massa air laut (fisika), nutrient air laut (Kimia), dan biota di laut (Biologi). Empat bidang berbeda ini memiliki potensi sebagai objek kajian penelitian.
“Ada tiga pilar dalam mempelajari dinamika lautan yaitu peninjauan data dari teori, observasi, dan pemodelan numerik. Untuk observasi dapat dilakukan pada fenomena di laut seperti angin, interaksi laut yang berupa gelombang, serta arus yang ada di laut akibat perbedaan kepadatan massa air laut. Observasi lain yang dapat dilakukan yakni sidik jari air laut yang dapat ditinjau dari temperatur atau salinitas yang menyebabkan karakteristik air laut yang berbeda.” Jelas Adi Purwandana, peneliti Kelautan Fisik, dalam keterangan elektronik yang diterima SINDOnews, Minggu (15/11/2020)
Sebagai peneliti LIPI, Adi juga menceritakan perlengkapan observasi yang dapat digunakan oleh peneliti misalnya kapal riset “Baruna Jaya VIII” yang merupakan kapal milik LIPI yang tercanggih dengan perlengkapan yang lengkap. Perlengkapan lain biasanya digunakan untuk mengukur densitas air, pH, kedalaman laut dan luas, serta arus air laut. Beliau juga memberikan ide penelitian yang dapat dilakukan oleh siswa yakni pemetaan zona berbahaya di sekitar laut (Coastal Dangerous Zone). (Baca juga: 1,152 T Usulan Kemenag untuk Subsidi GTK Non PNS Disetujui Kemenkeu )
Penelitian ini dapat membantu telaah Kawasan baru ekowisata pesisir pantai. Lebih lanjut, penelitian secara umum, baik bidang Oseanografi maupun bidang lain, dibutuhkan kemampuan sikap dan metode ilmiah yang terdiri dari mengamati fenomena, landasan teori, memunculkan pertanyaan dan pernyataan (hipotesis), mengumpulkan data, menganalisis, dan kesimpulan yang dilanjutkan dengan publikasi.
Webinar terkait penelitian bidang kelautan diharapkan menggugah keingintahuan siswa tentang bidang kelautan yang dapat ditinjau dari ilmu Biologi, Kimia, Fisika, dan ilmu lain yang dipelajari di sekolah. Diharapkan pula agar siswa lebih peka terhadap daerah tempat tinggal mereka utamanya yang dekat dengan pantai/pesisir laut, dan mereka mampu membuat ide penelitian yang khususnya membantu masyarakat sekitar kawasan tersebut dengan mengkaji satu dari keempat bidang kelautan.
“Ada tiga pilar dalam mempelajari dinamika lautan yaitu peninjauan data dari teori, observasi, dan pemodelan numerik. Untuk observasi dapat dilakukan pada fenomena di laut seperti angin, interaksi laut yang berupa gelombang, serta arus yang ada di laut akibat perbedaan kepadatan massa air laut. Observasi lain yang dapat dilakukan yakni sidik jari air laut yang dapat ditinjau dari temperatur atau salinitas yang menyebabkan karakteristik air laut yang berbeda.” Jelas Adi Purwandana, peneliti Kelautan Fisik, dalam keterangan elektronik yang diterima SINDOnews, Minggu (15/11/2020)
Sebagai peneliti LIPI, Adi juga menceritakan perlengkapan observasi yang dapat digunakan oleh peneliti misalnya kapal riset “Baruna Jaya VIII” yang merupakan kapal milik LIPI yang tercanggih dengan perlengkapan yang lengkap. Perlengkapan lain biasanya digunakan untuk mengukur densitas air, pH, kedalaman laut dan luas, serta arus air laut. Beliau juga memberikan ide penelitian yang dapat dilakukan oleh siswa yakni pemetaan zona berbahaya di sekitar laut (Coastal Dangerous Zone). (Baca juga: 1,152 T Usulan Kemenag untuk Subsidi GTK Non PNS Disetujui Kemenkeu )
Penelitian ini dapat membantu telaah Kawasan baru ekowisata pesisir pantai. Lebih lanjut, penelitian secara umum, baik bidang Oseanografi maupun bidang lain, dibutuhkan kemampuan sikap dan metode ilmiah yang terdiri dari mengamati fenomena, landasan teori, memunculkan pertanyaan dan pernyataan (hipotesis), mengumpulkan data, menganalisis, dan kesimpulan yang dilanjutkan dengan publikasi.
Webinar terkait penelitian bidang kelautan diharapkan menggugah keingintahuan siswa tentang bidang kelautan yang dapat ditinjau dari ilmu Biologi, Kimia, Fisika, dan ilmu lain yang dipelajari di sekolah. Diharapkan pula agar siswa lebih peka terhadap daerah tempat tinggal mereka utamanya yang dekat dengan pantai/pesisir laut, dan mereka mampu membuat ide penelitian yang khususnya membantu masyarakat sekitar kawasan tersebut dengan mengkaji satu dari keempat bidang kelautan.
Lihat Juga :