Peringati Hari Pahlawan, Para Rektor dan Guru Besar se-Indonesia Berpuisi
Senin, 16 November 2020 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
“Beberapa dari para pembaca puisi memang sudah terlibat langsung sebagai pencipta sekaligus pencinta puisi, seperti Gufran Ali Ibrahim, Rektor Universitas Khairun Ternate 2009-2013, yang telah menciptakan lebih dari 300 puisi, dan menerbitkan antologi puisi. Beberapa yang lain menyatakan bahwa undangan untuk berpuisi telah menggali kembali memori masa kecil mereka yang sebenarnya telah berpuisi sejak muda, dan oleh karena kesibukan di dunia akademis yang tidak bersentuhan lagi dengan karya sastra, hobi berpuisi itu tenggelam,” ujar Prof Riri.
Event ini merupakan penyelenggaraan pembacaan puisi keempat kalinya yang dilakukan oleh PRSI, sejak Juli 2020. Komunitas ini bermula dari suatu ide menyelenggarakan tribute kepada tokoh Sastra Indonesia yang juga merupakan Guru Besar UI, Prof. Sapardi Djoko Damono (SDD), pada 23 Juli 2020.
Tribute diselenggarakan dengan membacakan puisi-puisi karya SDD secara bergantian. Sebanyak 50 akademisi UI yang terdiri dari para guru besar, pimpinan universitas dan fakultas, akademisi, dan alumni membacakan puisi-puisi SDD yang paling berkesan bagi mereka. Dalam testimoni terasa sekali kesan mendalam dari para pembaca puisi ini dan berharap kegiatan membaca puisi dilanjutkan secara rutin satu kali dalam sebulan. (Baca juga: Kemendikbud Anggarkan Rp3,6 T untuk Bantuan Subsidi Upah bagi Guru dan Dosen )
Sejak itulah kemudian, Prof. Riri memprakarsai berdirinya PRSI dan dengan semangat swakelola mengumpulkan para akademisi dan alumni UI yang lebih banyak lagi untuk secara bergantian membacakan puisi-puisi, baik karya sastrawan kenamaan maupun puisi karya si pembaca sendiri.
Selain itu, PRSI juga menggelar seri diskusi dengan beberapa penyair Indonesia, yaitu Eka Budianta, Noorca Massardi, Handrawan Nadesul dan Dharmadi tentang berbagai teknik penulisan puisi. Seluruh sesi ZPR dapat diakses secara luas dengan mengakses kanal Youtube Riri Fitri Sari.
Event ini merupakan penyelenggaraan pembacaan puisi keempat kalinya yang dilakukan oleh PRSI, sejak Juli 2020. Komunitas ini bermula dari suatu ide menyelenggarakan tribute kepada tokoh Sastra Indonesia yang juga merupakan Guru Besar UI, Prof. Sapardi Djoko Damono (SDD), pada 23 Juli 2020.
Tribute diselenggarakan dengan membacakan puisi-puisi karya SDD secara bergantian. Sebanyak 50 akademisi UI yang terdiri dari para guru besar, pimpinan universitas dan fakultas, akademisi, dan alumni membacakan puisi-puisi SDD yang paling berkesan bagi mereka. Dalam testimoni terasa sekali kesan mendalam dari para pembaca puisi ini dan berharap kegiatan membaca puisi dilanjutkan secara rutin satu kali dalam sebulan. (Baca juga: Kemendikbud Anggarkan Rp3,6 T untuk Bantuan Subsidi Upah bagi Guru dan Dosen )
Sejak itulah kemudian, Prof. Riri memprakarsai berdirinya PRSI dan dengan semangat swakelola mengumpulkan para akademisi dan alumni UI yang lebih banyak lagi untuk secara bergantian membacakan puisi-puisi, baik karya sastrawan kenamaan maupun puisi karya si pembaca sendiri.
Selain itu, PRSI juga menggelar seri diskusi dengan beberapa penyair Indonesia, yaitu Eka Budianta, Noorca Massardi, Handrawan Nadesul dan Dharmadi tentang berbagai teknik penulisan puisi. Seluruh sesi ZPR dapat diakses secara luas dengan mengakses kanal Youtube Riri Fitri Sari.
(mpw)
Lihat Juga :