IKA ITS Serahkan Bantuan Gawai Rp400 Juta untuk Sekolah Jarak Jauh
Senin, 18 Januari 2021 - 22:46 WIB
loading...
A
A
A
Penyerahan bantuan dilakukan oleh pengurus IKA ITS di wilayah sekolah sasaran. ”Selain gawai, paket bantuan IKA ITS meliputi hand sanitizer, hand soap, masker kain, masker medis dan tas katun yang bisa dimanfaatkan untuk membawa peralatan sekolah. Ada juga paket kuota 10GB dukungan dari Telkom yang memberikan 500 kartu perdana,” ujar Vivid, Selasa (19/1).
(Baca: Alumni ITS: Pengalaman Politik Jadi Bekal BHS-Taufik Bangun Sidoarjo)
Beberapa sekolah yang mendapat bantuan di antaranya SDN 2 Cisarua, Purwakarta; SDN Cidokom 01, Kabupaten Bogor; SDN 2 Bojong Menteng - Lebak; SDN Tanggulangin, Kabupaten Pasuruan; SDN 01 dan 02 Balerejo Madiun; SDN Sambirejo 1 Madiun; SLB Dharma Wanita Jiwan, Kabupaten Madiun; SMK Kampung Ilmu, Purwakarta: Sekolah Swadaya Masyarakat Surabaya; dan Sekolah Rakyat Kejawan, Keputih, Surabaya.
Ketua Umum PP IKA ITS Sutopo Kristanto mengatakan program bantuan gawai ini merupakan wujud kepedulian alumni ITS terhadap dunia pendidikan yang merupakan sektor penting dalam peningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dia berharap bantuan alumni ITS bisa merangsang anak-anak untuk tetap bersemangat belajar di tengah situasi pandemi.
”Pendidikan adalah gerbang masa depan Indonesia, sudah selayaknya IKA ITS memberikan perhatian lebih dalam bentuk aksi nyata selain ikut berpartisipasi dalam konsep pemikiran,” kata Sutopo.
(Baca: Alumni ITS: Pengalaman Politik Jadi Bekal BHS-Taufik Bangun Sidoarjo)
Beberapa sekolah yang mendapat bantuan di antaranya SDN 2 Cisarua, Purwakarta; SDN Cidokom 01, Kabupaten Bogor; SDN 2 Bojong Menteng - Lebak; SDN Tanggulangin, Kabupaten Pasuruan; SDN 01 dan 02 Balerejo Madiun; SDN Sambirejo 1 Madiun; SLB Dharma Wanita Jiwan, Kabupaten Madiun; SMK Kampung Ilmu, Purwakarta: Sekolah Swadaya Masyarakat Surabaya; dan Sekolah Rakyat Kejawan, Keputih, Surabaya.
Ketua Umum PP IKA ITS Sutopo Kristanto mengatakan program bantuan gawai ini merupakan wujud kepedulian alumni ITS terhadap dunia pendidikan yang merupakan sektor penting dalam peningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dia berharap bantuan alumni ITS bisa merangsang anak-anak untuk tetap bersemangat belajar di tengah situasi pandemi.
”Pendidikan adalah gerbang masa depan Indonesia, sudah selayaknya IKA ITS memberikan perhatian lebih dalam bentuk aksi nyata selain ikut berpartisipasi dalam konsep pemikiran,” kata Sutopo.
(muh)
Lihat Juga :