Minat Membaca Masyarakat Masih Rendah, Saatnya Dijadikan Budaya Mainstream
Senin, 18 Mei 2020 - 04:01 WIB
loading...
A
A
A
Variable alternatif atau digital menjadi salah satu elemen penting di era digital ini. Sehingga, buku-buku yang ada seharusnya sudah mulai digitalisasi. Soal budaya, meskipun indeksnya sudah baik, perlu ada pergeseran budaya di Indonesia. Sebelumnya budaya mendongeng folk culture menjadi budaya menulis dan membaca. Hal itu semua tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab Perpusnas dan Kemendikbud.
“Urutan kita selalu 3 dari bawah, 4 dari bawah, selalu dari bawah. Masa kita hanya di atas sedikit dari Afrika. Kalau Afrika dipahami karena perbudakan masih ada di sana, kita kan enggak ada perbudakan, sudah 70 tahun lebih merdeka. Korsel yang tahun merdekanya sama dengan Indonesia Sudah melejit begitu rupa, bahkan sekarang literasinya melesat naik. Mana Indonesia?” sesalnya.
Karena itu, mantan guru ini menegaskan, apa yang menjadi hasil dari survei itu harus menjadi perhatian bersama dan yang masih rendah harus diperbaiki. Semestinya akses membaca hari ini bisa dipermudah dan diperluas. Ini tanggung jawab kolektif untuk menjadikan membaca menjadi budaya mainstream di Indonesia.
“Harus dengan lintas sektor dan bersama-sama mengarus-utamakan atau mainstreaming budaya membaca,” pungkasnya.
“Urutan kita selalu 3 dari bawah, 4 dari bawah, selalu dari bawah. Masa kita hanya di atas sedikit dari Afrika. Kalau Afrika dipahami karena perbudakan masih ada di sana, kita kan enggak ada perbudakan, sudah 70 tahun lebih merdeka. Korsel yang tahun merdekanya sama dengan Indonesia Sudah melejit begitu rupa, bahkan sekarang literasinya melesat naik. Mana Indonesia?” sesalnya.
Karena itu, mantan guru ini menegaskan, apa yang menjadi hasil dari survei itu harus menjadi perhatian bersama dan yang masih rendah harus diperbaiki. Semestinya akses membaca hari ini bisa dipermudah dan diperluas. Ini tanggung jawab kolektif untuk menjadikan membaca menjadi budaya mainstream di Indonesia.
“Harus dengan lintas sektor dan bersama-sama mengarus-utamakan atau mainstreaming budaya membaca,” pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :