Ornamen Header
Bangun Kompetensi dan Karakter Anak, Mentari Group Gelar Pelajar Berkreasi
Bangun Kompetensi dan Karakter Anak, Mentari Group Gelar Pelajar Berkreasi
Mentari Group menghadirkan Pelajar Berkreasi untuk menjawab tantangan pelajar Indonesia masa kini sekaligus menyediakan panggung untuk mereka. Foto/Neneng Zubaidah
JAKARTA - Mentari Group menghadirkan Pelajar Berkreasi untuk menjawab tantangan pelajar Indonesia masa kini sekaligus menyediakan panggung untuk mereka. Seri perlombaan ini digelar untuk mengasah kemampuan literasi, numerasi, karakter, dan kreativitas pelajar.

Pelajar Berkreasi diadakan pada Maret-Oktober 2021 dan akan menjadi kegiatan tahunan. Direktur Program Pelajar Berkreasi Natalina Rimba menyampaikan, Pelajar Berkreasi dirancang sesuai kebutuhan pelajar saat ini. Yaitu menjawab tantangan Asesmen Kompetensi Minimum yang fokus pada Literasi, Numerasi, Karakter.

Baca juga: Mau Daftar Beasiswa ADik dari Kemendikbud, Simak Informasi Lengkapnya

Pelajar Berkreasi juga mampu mendukung pelajar mengasah kemampuan nonteknis abad ke-21, seperti berpikir kritis, berkolaborasi, berkreasi, berkomunikasi (4C), serta bernalar tingkat tinggi atau higher order thinking skill (HOTS). Pelajar Berkreasi pun didukung para tenaga ahli di bidangnya.

Natalina menjelaskan, salah satu lomba yang akan digelar ialah Mentari Mathematics Olympiad atau MEMO, yaitu lomba matematika dalam bahasa Inggris. Tim perancang soal akan memastikan pertanyaan yang disajikan bersifat kontekstual dan tidak membuat pelajar sekadar mengandalkan rumus.



“Pelajar harus mampu memahami permasalahan pada soal dan mencari solusi dari permasalahan tersebut,” jelas Natalina pada gelar wicara dan peluncuran Pelajar Berkreasi melalui siaran pers, Sabtu (17/4).

Baca juga: Tingkatkan Kompetensi TIK, Mendikbud Targetkan 75.000 Guru Ikut Pembatik

Lomba lain seperti Lomba Koki Cilik. Pelajar dilatih untuk mampu memahami resep dan mengaplikasikannya. Mereka juga harus mampu mempresentasikan kepada juri mengenai cara memasak dan masakan yang dibuat.

“Ini kan sebenarnya melatih kemampuan 4C pelajar. Namun mereka tetap rileks dan senang menjalaninya”, lanjutnya kepada lebih dari 400 peserta gelar wicara yang terdiri dari pimpinan sekolah, guru, dan orang tua.

Dalam acara yang sama, Penulis ternama dan founder Kamar Kata-Kata, Reda Gaudiamo menyebutkan pentingnya peran orang tua dan sekolah untuk memberikan kompetensi utama dan mengembangkan karakter anak sejak usia dini.



Reda mengafirmasi bahwa orang tua dan sekolah harus menyalurkan minat anak dengan berbagai kegiatan dan membuka jalan mereka untuk mencoba hal-hal baru yang bermanfaat.
(mpw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!