Ornamen Header
Sekolah Jalur Kedinasan: STIS, STAN dan IPDN Jadi Favorit
Sekolah Jalur Kedinasan: STIS, STAN dan IPDN Jadi Favorit
Pendaftaran sekolah kedinasan dibuka sejak 9 April dan akan ditutup pada 30 April mendatang. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Berdasarkan data Badan Kepegawaian sampai Senin (19/4/2021) pukul 18.02 WIB sudah sebanyak 134.900 akun pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) jalur sekolah kedinasan . Dari jumlah tersebut sebanyak 57.789 pelamar sudah memilih sekolah kedinasan. Sementara itu baru 27.216 yang telah menuntaskan pendaftaran. Dimana semua syarat dokumen sudah disubmit.

Dari 29 sekolah kedinasan, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) paling banyak diminati dengan 5.287 peminat. Lalu disusul Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dengan 4.323 pelamar. Kemudian Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan 3.783.

Baca juga: Ratusan Ribu Pelamar Sekolah Kedinasan Terkendala Proses Pendaftaran

Tujuh sekolah kedinasan dengan peminat terbanyak antara lain Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) 2.923, Politeknik Imigrasi (Poltekim) 2.151, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) 2.019, Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) 1.974, Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI) STTD BEKASI 1.177, Politeknik Siber dan Sandi Negara 1.017 dan Poltek Perkeretaapian Indonesia atau Madiun (PPI) Madiun 358.



Kementerian PANRB pun mengingatkan bahwa pelamar masih memiliki waktu untuk menyelesaikan proses pendaftaran hingga Jumat, 30 April 2021.

Selain itu, pelamar juga diminta untuk memahami dan mencermati dengan detail seluruh persyaratan, ketentuan, hingga alur dan proses seleksi sekolah kedinasan, baik yang berlaku secara umum maupun yang berlaku berdasarkan masing-masing sekolah kedinasan yang dilamar.

Baca juga: Ini Dokumen untuk Daftar Sekolah Kedinasan di 8 Instansi

Sebagai langkah pertama, pelamar mengakses Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) melalui laman sscasn.bkn.go.id/. Kemudian memilih menu Dikdin atau dapat pula langsung mengakses laman dikdin.bkn.go.id.
Sekolah Jalur Kedinasan: STIS, STAN dan IPDN Jadi Favorit

Setelah itu, pelamar memasuki langkah kedua, yakni pendaftaran. Pelamar memilih menu Daftar untuk membuat akun di Portal SSCASN Sekolah Kedinasan dengan melengkapi data diri, mengatur kata sandi, dan mengunggah pas foto.

Setelah membuat akun, pelamar akan memiliki Kartu Informasi Akun. Unduh dan cetak Kartu Informasi Akun ini sebagai tanda pelamar telah memilki akun. Kemudian, pelamar diminta untuk dapat masuk kembali ke akun masing-masing di Portal SSCASN Sekolah Kedinasan untuk mengisi dan melengkapi persyaratan serta memilih sekolah kedinasan.

Baca juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan Masih Terbuka, Ini Link dan Alur Daftarnya



Pada proses ini, pelamar hanya dapat memilih satu sekolah kedinasan saja.

Informasi lebih lanjut mengenai tata cara pendaftaran pada Portal SSCASN Sekolah Kedinasan dapat dilihat dengan mengunduh Buku Petunjuk Pendaftaran Dikdin 2021 pada tautan https://dikdin.bkn.go.id/alur .

Setelah pendaftaran selesai dilakukan, pelamar memilih menu Resume untuk melihat kembali data yang telah diisikan untuk kemudian Kartu Pendaftaran SSCN dapat diunduh dan dicetak.

Pelamar juga diminta untuk dapat mengisi dan melengkapi data di laman sekolah kedinasan yang dipilih jika diperlukan. Untuk itu, pelamar juga diminta untuk dapat memahami proses dan persyaratan dari masing-masing sekolah kedinasan yang dituju.

Setelah membuat akun dan menyelesaikan tahap pendaftaran, langkah ketiga dimulai, yakni seleksi administrasi melalui proses verifikasi. Pada tahap ini, data pelamar yang telah diisikan akan diverifikasi oleh verifikator instansi dari masing-masing sekolah kedinasan.

Pelamar kemudian dapat mengecek akun di Portal SSCASN Sekolah Kedinasan secara berkala untuk melihat status kelulusan hasil seleksi administrasi.

Apabila lolos seleksi administrasi, maka pelamar memasuki langkah keempat, yaitu pembayaran. Pelamar akan mendapatkan kode pembayaran berupa nomor virtual account.

Pembayaran ini dimaksudkan untuk mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) melalui Computer Assisted Test (CAT) serta biaya seleksi lainnya yang berbeda-beda tiap sekolah kedinasan. Setelah pembayaran terverifikasi, pelamar dapat mengunduh dan mencetak Kartu Ujian.

Langkah kelima, yakni pelamar mengikuti ujian seleksi. Pelamar akan mengikuti ujian SKD yang diikuti dengan ujian seleksi lainnya berdasarkan sekolah kedinasan.

Adapun ketentuan ujian seleksi mengikuti persyaratan dan peraturan yang ditetapkan oleh masing-masing sekolah kedinasan yang dilamar.

Jika sudah mengikuti seluruh rangkaian seleksi, maka pelamar sekolah kedinasan memasuki langkah keenam, yakni pengumuman hasil seleksi. Pelamar dapat melihat informasi kelulusan pada Portal SSCASN Sekolah Kedinasan.
(mpw)
TULIS KOMENTAR ANDA!