Setahun Lebih PJJ, Pengamat: Pandemi Covid-19 Pengaruhi Kualitas Anak Didik

Kamis, 20 Mei 2021 - 20:40 WIB
loading...
A A A
Diakui dia, pandemi ini mempengaruhi bonus demografi. Karena, menurut analisanya bahwa bonus demografi akan diperoleh Indonesia dimulai dari anak-anak yang nanti tahun 2025 itu masuk pendidikan Taman Kanak-kanak (TK). Pada saat ini seharusnya pemerintah membuat investasi yang tinggi terhadap anak-anak yang nanti pada tahun 2035 akan menjadi bonus demografi. Jika anak-anak itu tidak mendapat landasan keilmuan yang kuat apalagi di masa pandemi ini maka mereka akan tertinggal.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Tangerang Tunggu Keputusan Pusat

Jadi, bonus demografi tidak akan tercapai karena pada saat itu mereka tidak kompeten. "Bonus demografi asumsinya bahwa anak-anak itu kompeten dan mandiri sehingga biss menghasilkan revenue/ kapital bagi bangsa dan dia tidak menjadi beban, justru dia akan menghidupi orang tua mereka dan ini akan diperoleh ketika anak itu mulai dari TK nanti 2025 jadi ini harus benar-benar diperhatikan," ungkapnya.

Bonus demografi tidak akan tercapai jika tida ada bekal yang mumpuni di pendidikan dasar. Justru hal itu akan menjadi beban demografi kalau anak-anak yang TK tahun 2025 lalu mereka kerja sampai 2035 itu nanti jadi angkatan kerja itu tidak menjadi tenaga yang kompeten. "Jadi investasinya sekarang ini karena anak yang lahir saat ini kemudian yang dari TK tahun ini tahun depan itu harus segera diintervensi terutama dengan pemberian ilmu dasar yang tidak dapat diperoleh ketika suasana masi daring," tegasnya.

Dia menyarankan untuk mengatasi loss learning yaitu pemerintah daerah harus memetakan bagaimana assesment anak-anak yang ada di daerahnya. Jadi pemda punya tanggungjawab untuk memeriksa anak-anak di daerahnya mana saja yang sama sekali tidak bisa punya akses belajar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Presiden Prabowo Instruksikan...
Presiden Prabowo Instruksikan Sekolah Ajarkan Bahasa Prancis, DPR: Ada Tidak Sumber Dayanya?
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Berita Terkini
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved