Sejarawan UI: Ini Visi Besar Bung Karno terkait Pendidikan Indonesia
Jum'at, 11 Juni 2021 - 15:06 WIB
loading...
A
A
A
Bung Karno kala itu tersadar betul, bahwa nasib bangsa saat itu jauh dari kata layak dan manusiawi. Hal ini disebabkan karena kondisi saat itu Indonesia terjajah oleh kolonialis dan imperialis. Ini yang menjadikan alasan Bung Karno mempunyai visi pendidikan yang arahnya mencerdaskan kehidupan bangsa serta untuk memperbaiki nasib.
Baca juga: UI Masuk 300 Besar Dunia Versi QS World University Ranking
“Melihat kenyataan bahwa penjajah itu membunuh kita, tidak sekedar menyiksa badan tetapi juga menyiksa ini (cara berpikir) pribumi,” lanjut Anhar.
Yang harus diketahui oleh anak muda sekarang bangsa Indonesia ini didirikan oleh tokoh-tokoh yang cerdas, seorang pemikir yang visioner, mereka suka membaca dan suka menulis untuk mencurahkan segala isi ide pemikiran tokoh saat itu. Bung Karno mencurahkan segala pemikiran dan tenaganya hanya untuk kepentingan bangsa, kemajuan bangsa Indonesia juga melalui sebuah tulisan.
“Uniknya bahwa Indonesia ditegakkan oleh tokoh yang terdidik dan tercerahkan, mereka suka membaca dan menulis, pendiri negara kita tidak hanya bekerja secara fisik, tidak hanya berdemonstrasi, namun seluruhnya dicurahkan digerakkan untuk kepentingan bangsa,” lanjut Anhar.
Baca juga: UI Masuk 300 Besar Dunia Versi QS World University Ranking
“Melihat kenyataan bahwa penjajah itu membunuh kita, tidak sekedar menyiksa badan tetapi juga menyiksa ini (cara berpikir) pribumi,” lanjut Anhar.
Yang harus diketahui oleh anak muda sekarang bangsa Indonesia ini didirikan oleh tokoh-tokoh yang cerdas, seorang pemikir yang visioner, mereka suka membaca dan suka menulis untuk mencurahkan segala isi ide pemikiran tokoh saat itu. Bung Karno mencurahkan segala pemikiran dan tenaganya hanya untuk kepentingan bangsa, kemajuan bangsa Indonesia juga melalui sebuah tulisan.
“Uniknya bahwa Indonesia ditegakkan oleh tokoh yang terdidik dan tercerahkan, mereka suka membaca dan menulis, pendiri negara kita tidak hanya bekerja secara fisik, tidak hanya berdemonstrasi, namun seluruhnya dicurahkan digerakkan untuk kepentingan bangsa,” lanjut Anhar.
Lihat Juga :